SuaraSumut.id - Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh membawa dua gading Gajah Sumatera ke Banda Aceh. Sebelumnya, hewan bernama latin Elephas Maximus Sumatrensis itu ditemukan mati di kawasan bantaran sungai di Desa Paya Undan, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya.
“Dua gading gajah ini dibawa oleh tim dokter forensik BKSDA untuk kepentingan pemeriksaan lanjutan,” kata Kapolsek Seunagan, Polres Nagan Raya, Iptu M Thahar, Rabu (6/3/2024).
Ia menyebutkan, tim dokter BKSDA yang sebelumnya turun ke Nagan Raya belum bisa mengidentifikasi penyebab matinya seekor Gajah Sumatera di daerah ini, karena kondisi bangkai gajah telah membusuk.
Polisi yang turut mendampingi proses otopsi Gajah Sumatera tersebut, kata dia, sejauh ini masih menunggu informasi lanjutan dari BKSDA Aceh terkait hasil pemeriksaan yang telah dilakukan dokter, guna mengetahui penyebab gajah tersebut mati.
Ia menjelaskan bangkai gajah tersebut juga telah dikuburkan di lokasi temuan, mengingat kondisi bangkai yang telah membusuk dan menimbulkan bau tidak sedap.
Penguburan dilakukan menggunakan satu unit alat berat yang khusus didatangkan ke lokasi temuan gajah, sehingga bau tak sedap tidak menyebar ke lingkungan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
IM Tahar menjelaskan kasus tersebut saat ini masih menjadi fokus pihak kepolisian guna dilakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian gajah di Nagan Raya tersebut. (Antara)
Berita Terkait
-
Jaringan Perburuan Gajah Sumatera Dibongkar, Kadiv Humas: 15 Tersangka Diamankan!
-
Cegah Kematian Gajah Sumatera Akibat EEHV, Kemenhut Gandeng Vantara dari India
-
Empat Gajah BKSDA Aceh Dikerahkan Bersihkan Puing Pascabanjir di Pidi Jaya
-
Ketika Para Gajah Bantu Bersihkan Puing Bencana di Pidie Jaya
-
Aksi 4 Ekor Gajah di Pidie Jaya, Jadi 'Kuli Panggul' Sekaligus Penyembuh Trauma
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Seorang WN Malaysia Dideportasikan Imigrasi Belawan Gegara Langgar Izin Tinggal
-
6 Rahasia Make Up Fresh Saat Lebaran: Glowing Seharian, Natural dan Tahan Lama
-
Nekat Minum di Warung, 5 Pemuda Tak Puasa Diamankan di Aceh Barat, Terancam Sanksi Qanun Syariat
-
Disnaker Sumut Buka Posko Pengaduan THR 2026, Perusahaan Wajib Bayar Maksimal H-7 Lebaran
-
Pekan Ramadan 2026 Digelar di PRSU, Catat Tanggalnya