- Pop Mart resmi membuka toko fisik ke-11 di Indonesia yang berlokasi di Sun Plaza, Kota Medan, pada 5 Juni 2026.
- Ekspansi ini merupakan gerai pertama Pop Mart di Pulau Sumatera untuk menjangkau basis pelanggan loyal di wilayah tersebut.
- Toko ini menyediakan berbagai koleksi art toys eksklusif serta menawarkan promo khusus bagi pelanggan dengan ketentuan belanja tertentu.
SuaraSumut.id - Kabar gembira bagi para kolektor mainan dan pecinta art toys. Pop Mart Indonesia membuka toko pertamanya di Pulau Sumatera, tepatnya di Kota Medan.
Kehadiran toko Pop Mart di Sun Plaza, Lantai Dasar, yang dibuka Jumat, 5 Juni 2026, sekaligus menjadi store ke-11 Pop Mart di Indonesia.
Country Head Pop Mart Indonesia, Johan Sebastian, mengatakan Medan dipilih sebagai lokasi ekspansi karena memiliki basis pelanggan yang sangat besar dan loyal terhadap produk-produk Pop Mart.
"Pertama kali kita buka itu di Medan karena salah satu customer profile kita, ini tertinggi juga salah satunya di Kota Medan," ujar Johan Sebastian kepada SuaraSumut.id.
Menurutnya, pemilihan lokasi toko juga tidak dilakukan secara sembarangan. Pop Mart selalu berupaya hadir di lokasi yang ikonik dan mudah diakses oleh para penggemarnya.
"Karena memang seperti yang kita tahu, mall ini sangat ikonik untuk Kota Medan. Untuk store Pop Mart sendiri, kita selalu memilih lokasi yang ikonik supaya customer cukup mudah untuk akses dan juga ini menjadi salah satu signature dari kota itu sendiri," katanya.
Johan menjelaskan, gerai di Medan menjadi tonggak penting bagi Pop Mart karena merupakan toko pertama mereka di Sumatera.
"Sekarang dengan Medan ini store ke-11 di seluruh Indonesia. Untuk Sumatera, baru Medan, iya betul," ungkapnya.
Lebih lanjut, Johan menegaskan bahwa Pop Mart bukan sekadar menjual mainan, melainkan menghadirkan collectible art yang dapat dimiliki oleh berbagai kalangan.
Baca Juga: Sertipikat Tanah Hilang? Jangan Panik, Begini Cara Mengurus Penggantinya
"Pop Mart ini sebenarnya collectible toys. Karakter-karakter IP (intellectual property) Pop Mart itu eksklusif dan hanya dimiliki di toko Pop Mart," jelasnya.
Sejumlah karakter populer seperti Labubu, Hirono, Dimoo, SkullPanda, The Monsters, Cry Baby, Twinkle Twinkle dan Molly menjadi daya tarik utama para kolektor.
Menurut Johan, karakter-karakter tersebut merupakan karya para seniman yang kemudian dihadirkan dalam bentuk koleksi yang lebih terjangkau.
"Kalau kita lihat karakter ini sendiri sebenarnya ada artist-nya. Kadang sebagai customer kita ingin membeli karya seni, tetapi harganya terlalu mahal dan biasanya hanya satu. Pop Mart hadir dengan konsep collectible arts yang bisa dimiliki oleh semua orang," tuturnya.
Ia juga menegaskan seluruh intellectual property (IP) yang dimiliki Pop Mart bersifat eksklusif dan hanya tersedia melalui jaringan resmi Pop Mart.
"Semua IP kita memang eksklusif hanya ada di Pop Mart," tegas Johan.
Berita Terkait
-
PSMS Tekuk PSIS 2-1, Gubernur Bobby Nasution Optimistis Ayam Kinantan Menuju ke Super League
-
Larang Vape karena Jadi Pintu Masuk Narkoba, Kapolri: Ganja yang Wanginya Khas Pun Bisa Disamarkan!
-
Diskon Sushi Tei dari BRI, Segera Klaim Sebelum Kehabisan
-
Apresiasi Nasabah, BRI Persembahkan Diskon 20 Persen di Lim Jia Kopitiam
-
Diskon Makan di Song Fa Medan dari BRI, Kulineran Mewah Tanpa Bayar Mahal
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polisi Amankan Pemilik Akun TikTok Ritman Marbun, Diduga Hina Yesus Saat Live
-
Lagi Nunggu Pembeli, 2 Pemuda Jual Pod Getar di Medan Diciduk Polisi
-
Viral Aksi Kadus di Deli Serdang Berani Seorang Diri Bakar Lapak Judi-Narkoba, Ini Alasannya
-
Dua Tahun MBG: Bangun Ekosistem Pangan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
-
BRI Siapkan Buyback Rp1 Triliun, Ini Jadwal Pelaksanaannya