Marihot menjelaskan, kondisi korban saat ini masih mengalami trauma berat dan masih menjalani proses penyembuhan.
"Pada saat melapor kondisinya luka berat, tapi kalau sekarang sudah sembuh karena keluarga melakukan pertobatan," ujarnya.
"Tapi psikis nya masih trauma, masih ketakutan. Melihat mobil pelaku saja korban takut karena penganiayaan itu terjadi di dalam mobil," tambahnya.
Terlebih sebelum pelaku ditangkap korban sering kali mendapatkan intimidasi dari media sosial. Hal tersebut semakin membuat korban trauma.
Dirinya dan keluarga korban berharap agar pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai dengan apa yang dilakukannya kepada korban.
"Harapan kita tersangka diproses lah, dihukum seberat-beratnya karena sampai saat ini korban masih trauma," katanya.
Diberitakan, polisi menangkap pria berinisial AMBS yang diduga menganiaya mahasiswi inisial JL di dalam mobil di parkiran mall di Medan ditangkap. Ia ditangkap di kawasan Jakarta Utara setelah buron 5 bulan.
"Iya benar, yang bersangkutan (terduga pelaku) ditangkap di kawasan Pluit, Jakarta Utara pada Selasa 26 Maret 2023," kata Kapolsek Medan Timur Kompol Briston Napitupulu ketika diinformasi SuaraSumut.id, Rabu (27/3/2024).
Briston mengatakan saat ini AMBS sedang dalam pemeriksaan di Polsek Medan Timur.
"Sedang proses pemeriksaan, nanti akan disampaikan," ujarnya.
AMBS diduga menganiaya dan menyekap korban di parkiran mall pada Minggu (22/10/2023) malam. Korban dan AMBS yang saling kenal terlibat cekcok di dalam mobil karena adanya pesan singkat mesra dari orang lain. Cekcok semakin memanas hingga akhirnya korban dianiaya.
Akibat kejadian itu, korban korban mengalami luka bengkak dan memar di bagian bibir, luka memar di bagian pipi sebelah kanan. Kemudian luka memar di bagian leher, luka memar di bagian lengan sebelah kiri, serta luka memar di bagian punggung sebelah kanan.
Kasus ini dilaporkan ke Polsek Medan Timur, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/538/X/2023/SPKT/Polsek Medan Timur/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara pada Senin (23/10/2023) siang.
Berita Terkait
-
Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi
-
Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal
-
Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen
-
Dugaan Penganiayaan Nelayan hingga Tewas di Polsek Kajang, 4 Polisi Diadukan ke Mabes
-
Kronologi Ribut Sesama Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Soetta yang Kini Dibidik Polisi
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC