SuaraSumut.id - Kementerian BUMN bersama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) memberangkatkan 136 warga mudik secara gratis, Jumat (5/4/2024).
Para pemudik ini diberangkatkan ketiga daerah, yaitu Banda Aceh, Padang, dan Pekanbaru. Pelepasan dilakukan di Gedung Baru Kantor Pusat Inalum Kuala Tanjung.
Para pemudik yang menaiki empat unit bus dilepas secara langsung oleh Direktur Human Capital Inalum Benny Wiwoho dan Direktur Operasi Inalum Rainaldy Harahap di depan Kantor Pusat Inalum.
"BUMN kembali melaksanakan mudik gratis dengan menggunakan armada bus, kereta api dan kapal laut, dengan total semuanya 80 ribu pemudik yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk tahun ini kita mengambil tema Mudik Asyik Bersama BUMN," kata Daniel Hutauruk, Senior Vice President CSR/TJSL Inalum.
Ia mengatakan Inalum sendiri memberangkatkan 136 pemudik yang merupakan masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi perusahaan. Kegiatan mudik gratis ini digelar rutin sejak tahun 2017.
"Untuk di Inalum sendiri berkaca dari pelaksanaan mudik asyik gratis tahun sebelumnya, pada tahun ini masih melaksanakan mudik gratis dengan armada bus saja dengan total peserta 136," ungkap Daniel.
Rombongan pemudik ini, kata Daniel, tersebar menjadi 3 rute yakni Banda Aceh, ada satu bus dengan pemudik berjumlah 36 perserta.
"Kemudian tujuan Padang, ada dua bus dengan total 64 peserta, dan terakhir tujuan Pekanbaru dengan total peserta 36 pemudik," ungkapnya.
Daniel menjelaskan animo masyarakat cukup tinggi mengikuti mudik gratis yang digelar BUMN bersama Inalum.
"Animo masyarakat cukup besar, namun karena keterbatasan bus terpaksa kita harus melaksanakan seleksi lagi, fokus kita adalah masyarakat yang ada di lingkungan Inalum," ujarnya.
Salah seorang warga bernama Erin (23) mengaku sangat antusias mengikuti mudik gratis yang digelar BUMN bersama Inalum.
"Menurut saya dengan adanya program dari BUMN dan Inalum ini memudahkan keluarga saya untuk pergi mudik ke kampung halaman untuk bertemu keluarga dan bersilaturahmi pada saat lebaran," ucapnya.
Erin menyampaikan dirinya mudik ke kampung halaman di Padang, bersama dengan lima anggota keluarga lainnya.
"Fasilitas yang kita terima itu tiket pulang dan pergi kemudian ada goodybag, topi, snack dan biaya berbuka puasa," katanya.
Berita Terkait
-
Tantangan Industri Semen Berat, SMGR Kempit Pendapatan Rp36 Triliun
-
Perhutani Gandeng BUMN Lain Sediakan Layanan Gratis di Pelabuhan
-
Tak Hanya Angkut Penumpang, Garuda Indonesia Buka Posko Hingga Gelar Mudik Gratis
-
Mudik Bersama BUMN, SIG Berangkatkan Pemudik ke Sumbar Hingga NTT
-
Mudik Gratis, Jalan Pulang Seorang Ibu Setelah 9 Tahun Kerinduan Tak Terobati
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
KAI Tambah Kursi Penumpang Rute Medan-Rantau Prapat untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Viral Sepeda Motor Masuk Tol Medan-Kualanamu, Pengendara Mengaku Ikuti Maps
-
Ngeri! Tukang Ojek di Sergai Digorok Penumpang Pakai Cutter
-
Ancam Bunuh Ibu Kandung, Pria di Medan Diamuk Warga
-
Remaja Asal Aceh Hanyut Mandi Sungai Saat Mudik ke Langkat, Ditemukan Tewas