SuaraSumut.id - Pulau Pinang yang terletak di Desa Sambai dan Luan Balu, Kecamatan Teluk Dalam, Aceh, dijadikan destinasi wisata andalan oleh Pemkab Simeulue.
Pulau ini memiliki potensi wisata yang besar dengan keindahan alamnya. Demikian dikatakan oleh Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simeulue Asmanuddin.
"Pulau Pinang memiliki potensi yang cukup besar jika dikelola dengan baik. Lingkungan laut di Pulau Pinang masih alami serta terjaga dengan baik," kata Asmanuddin melansir Antara, Rabu (15/5/2024).
Pengembangan Pulau Pinang menjadi destinasi wisata diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Apalagi, selama ini Pulau Pinang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara.
"Pemkab Simeulue berencana membangun berbagai fasilitas pendukung di Pulau Pinang pada tahun 2025," ujarnya.
Selain Pulau Pinang, masih banyak destinasi wisata menarik lainnya di Kabupaten Simeulue, seperti Batu Alafan, Pantai Along, dan Pantai Babang.
Pihaknya sedang menyiapkan grand desain pembangunan pariwisata daerah untuk mendapatkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.
"Kami berharap dengan adanya grand desain nantinya, pemerintah pusat mendukung pengembangan pariwisata di Pulau Simeulue, sehingga turut meningkatkan perekonomian masyarakat," jelasnya.
Pipy Rahayu, seorang wisatawan setempat, mengatakan potensi besar Pulau Pinang jika dikelola dengan baik.
Sebab, keindahan alam masih asri, baik itu pantainya dan juga lautnya.
"Saya sudah beberapa kali mengunjungi Pulau Pinang itu, lokasinya bagus, air lautnya bersih, dan juga pantainya putih bersih dan masih terjaga dengan baik," cetusnya.
Selain itu, transportasi menuju objek wisata Pulau Pinang juga mudah didapat. Serta tidak perlu memerlukan biaya besar jika ingin berlibur Pulau Pinang.
"Cukup membayar ongkos Rp 15 ribu per orang, pengunjung sudah bisa sampai dan berwisata di Pulau Pinang. Alat angkut ke pulau tersebut menggunakan perahu bermotor," katanya.
Berita Terkait
-
Benteng Pendem Ambarawa Hadir Kembali dengan Wajah Baru
-
3 Destinasi Wisata Favorit di Pulau Lantau Hong Kong untuk Liburan Imlek saat Musim Hujan
-
Pesona Wisata London di Sepanjang Sungai Thames
-
Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026
-
Australia Barat, Destinasi Liburan Keluarga yang Nyaman untuk Semua Generasi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Isi Lengkap Surat Edaran Wali Kota Medan Rico Waas soal Daging Babi yang Picu Protes
-
8 Cara Konsisten Baca Al-Qur'an Selama Ramadan
-
Angka Kemiskinan Sumut 7,24 Persen, Masuk 17 Terendah di Indonesia
-
Play-Ins FFNS 2026 Spring: 36 Tim Perebutkan 9 Tiket Menuju Grand Finals
-
Ekosistem Batang Toru dalam Sorotan: Revisi Tata Ruang, Dorongan KSN, dan Zona Merah