SuaraSumut.id - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Benny Sinomba Siregar mengambil formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota Medan ke PDIP. Ini respons Wali Kota Medan Bobby Nasution?
Bobby kepada wartawan mengaku belum mengetahui soal pamannya mengambi formulir ke PDI Perjuangan.
"Ngambil formulir? Saya ngak tahu itu," kata Bobby, Kamis (16/5/2024).
Menantu Presiden Jokowi ini mengaku bertemu Benny dalam urusan pemerintahan, dan tidak ada obrolan terkait pencalon tersebut.
"Ya saya belum tahu, saya terima informasi juga tentang itu. Yang pasti tadi kita ketemu, tapi untuk pemerintah ya, nggak ada bahas itu sama sekali," ujarnya.
Bobby mengaku mendukung setiap orang yang berniat maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Sumut. Termasuk pamannya hingga penasihat Rumah Kolaborasi Bobby Nasution (RKBN), Hasanul Jihadi.
Diketahui, RKBN merupakan relawan yang mendukung Bobby saat Pemilihan Wali Kota atau Pilwalkot Medan 2020 lalu.
"Saya selalu sampaikan ya, semuanya baik, yang merasa tadi ini timnya saya atau bukan timnya saya, semuanya mau maju kabupaten/kota yang ada di Sumatera Utara, bahkan di Medan sekalipun, mau maju ke gubernur, saya dukung semuanya," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Sambut May Day 2026, Megawati Tegaskan Kesejahteraan Buruh Syarat Mutlak Keadilan Sosial
-
Guntur Romli Singgung Pernyataan JK: Jokowi Dinilai Berkhianat ke Banyak Tokoh
-
Ternyata Bukan Hanya Soal Biaya Politik, KPK Bongkar Alasan di Balik OTT 11 Kepala Daerah
-
Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Effendi Simbolon Instruksikan Regenerasi PSBI: Dorong Kaum Muda Pimpin Organisasi
-
Iran Sodorkan 5 Syarat untuk Perundingan Kedua dengan AS, Apa Saja?
-
Buruh Harian di Aceh Barat Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Pelecehan Anak di Bawah Umur
-
Kisah Salbiah, Pasukan Merah yang Terjun ke Sungai untuk Menolong Korban Kecelakaan di Sergai
-
KAI Sumut Tambah Kapasitas KA Sribilah Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus