SuaraSumut.id - Dua orang calon haji (calhaj) asal Pulau Jawa harus dirawat di RSUD Amri Tambunan, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).
Pasalnya, mereka mengalami gangguan kesehatan saat dalam perjalanan menuju tanah suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji.
"Keduanya merupakan penumpang technical landing di Bandara Internasional Kualanamu," kata Sekretaris Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Medan Zulfan Efendi, melansir Antara, Senin (27/5/2024).
Calon haji bernama Ossy Sugiono (71), asal Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, tercatat Embarkasi Solo dengan pesawat Garuda Indonesia dari Bandara Adi Soemarno di Boyolali.
Hasil pemeriksaan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Embarkasi Solo menyebutkan, kondisi fisik Ossy lemas, sesak napas disertai nyeri dada, pucat, berkeringat dingin, dan muntah.
"Itu satu jam sebelum mendarat di Kualanamu mengisi avtur pukul 00.35 WIB. Ossy beserta anaknya sebagai pendamping dibawa ambulans ke RSUD Amri Tambunan," ujarnya.
Kemudian, Siti Aminah (55), asal Kota Blitar, Jawa Timur tercatat Embarkasi Surabaya menumpangi pesawat Saudi Arabia dari Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.
Hasil pemeriksaan TKHI Embarkasi Surabaya menyatakan Siti tidak layak terbang ke Madinah akibat lemas, sesak napas disertai penurunan kesadaran.
"Namun satu jam sebelum pendaratan di Kualanamu pukul 2.30 WIB, Siti mengalami penurunan kesadaran disertai sesak napas. Siti dan anaknya sebagai pendamping dirujuk ke RSUD Amri Tambunan," ungkapnya.
Baca Juga: 25 Calon Haji Asal Jawa Timur Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Pihaknya juga menyebutkan dua orang calon haji masing-masing Siti Munawaroh (76), Embarkasi Surabaya, Jawa Timur dan Robiyah Sayun Tawan (72), asal Embarkasi Solo, Jawa Tengah telah dikembalikan.
"Sudah dikembalikan ke embarkasi asal beserta anaknya sebagai pendamping untuk diberangkatkan pada kloter berikutnya ke Tanah Suci," katanya.
Berita Terkait
-
Demi Bahagiakan Cucu, Aksi Kakek Jemaah Haji Ini Viral: Rela 'Jadi Gantungan' Boneka di Bandara
-
Tanpa Layar dan Tanpa Langganan, Google Fitbit Air Tantang Dominasi Whoop?
-
Doa Raffi Ahmad di Arafah, Minta Keluarga Dilindungi dan Diberi Keturunan Lagi
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Bobby Nasution Ajak Kolaborasi Total Berantas Narkoba, Siap Dukung Anggaran BNNP
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
BNI Bantah Tudingan Mengulur Waktu Penyelesaian Kasus Koperasi Swadharma
-
Kuasa Hukum BNI: Perlawanan Diajukan Agar Pembayaran Sesuai Dasar Hukum yang Jelas
-
BNI Siap Jalankan Putusan Hakim Terkait Kasus Koperasi Swadharma
-
58 Huntara di Aceh Utara Rusak Dihantam Angin Kencang
-
Ribuan ASN Pidie Jaya Aceh Sumringah, Gaji ke-13 Cair