SuaraSumut.id - Lima dari 62 pengungsi Rohingya yang ditampung di Gedung Nasional, Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), melarikan diri.
Petugas yang mendapat laporan langsung melakukan pencarian dan menemukan mereka masih di kawasan Tanjung Pura.
Selanjutnya, lima pengungsi Rohingya tersebut dibawa kembali ke penampungan. Demikian dikatakan Kasat Reskrim Polsek Tanjung Pura Iptu Kaspar Napitupulu.
"Lima orang pengungsi Rohingya sudah ditemukan, saat ini mereka sudah kembali ke penampungan," katanya melansir Antara, Selasa (3/6/2024).
Saat diinterogasi, kata Kaspar, alasan mereka melarikan diri karena lapar.
"Alasan kabur karena lapar," ujarnya.
Sebelumnya, pengungsi Rohingya ini tiba di Desa Kwala Langkat, Kecamatan Tanjung Pura, setelah terdampar di pinggir laut wilayah setempat.
Mereka ditemukan oleh warga berjalan menuju ke arah pemukiman Desa Kwala Langkat yang sebelumnya dari laut. Setelah pengungsi Rohingya tiba di darat, Polsek Tanjung Pura melakukan pendataan jumlah dan identitas.
Setelah itu, dilakukan cek kesehatan oleh Puskesmas setempat, melakukan sidik jari dan memberikan logistik berupa air minum dan makanan.
Kemudian pengungsi Rohingya tersebut dibawa ke aula Pantai Tanjung Lampu Ujung Damak, Dusun 4 Desa Kwala Langkat dalam keadaan lengkap di tenda BPBD Kabupaten Langkat dengan pengawalan oleh petugas gabungan TNI, Polri dan instansi terkait.
Berita Terkait
-
Kloter Pertama Haji 2026 Berangkat Serentak, Ribuan Jamaah Mulai Diterbangkan
-
BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan
-
Tangis Amsal Sitepu Usai Divonis Bebas oleh Hakim
-
Amsal Divonis Bebas, Kajari dan Kasipidsus Karo Langsung Diperiksa Kajati
-
Pemulihan Pascabanjir Aceh Jelang Idul Fitri Disorot Media Asing
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan