SuaraSumut.id - Bekerja dalam posisi duduk berjam-jam tanpa diselingi aktivitas fisik dapat membahayakan kesehatan. Kurang gerak dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, dan tubuh akan mengirimkan beberapa tanda sebagai peringatan.
Berikut adalah lima tanda tubuh kurang gerak pada siang hari, seperti dikutip dari Eating Well:
1. Sembelit
Duduk dan berbaring dalam waktu lama dapat menyebabkan sisa makanan di saluran pencernaan tidak bergerak dengan lancar, sehingga memicu sembelit. Solusinya, sempatkan waktu untuk berjalan atau melakukan peregangan untuk melancarkan pencernaan.
2. Otot tegang
Otot yang tidak digerakkan lama-kelamaan akan menjadi kaku dan tegang. Lakukan peregangan beberapa menit selama tiga kali seminggu untuk untuk mencegah ketegangan otot.
3. Sendi kaku
Sendi memiliki cairan pelumas yang disebut cairan sinovial yang membantu pergerakan sendi tanpa rasa sakit. Kurang gerak dapat menyebabkan produksi cairan melambat, sehingga sendi terasa kaku dan berderit.
Oleh karena itu, sebaiknya tambahkan jalan kaki ke dalam rutinitas dan pastikan tubuh selalu terhidrasi untuk membantu melancarkan aliran cairan sinovial.
4. Mudah lelah
Cepat lelah saat menaiki tangga atau berjalan kaki menandakan bahwa Anda perlu berolahraga kardio lebih banyak. Mudah lelah muncul karena paru-paru dan jantung Anda tidak lagi terbiasa memompa dan bekerja pada kecepatan di atas tingkat aktivitas menetap. Menjaga tubuh Anda tetap aktif dan terkondisi adalah obat terbaik untuk jantung dan paru-paru yang lelah.
5. Suasana hati buruk
Kurang berolahraga dapat membuat suasana hati memburuk. Aktivitas fisik yang teratur memicu produksi hormon endorfin, yang dikenal sebagai 'hormon bahagia'. Endorfin memberikan efek positif dan membuat orang merasa lebih tenang dan bahagia. [Antara]
Berita Terkait
-
5 Ciri-Ciri Bedak Padat Sudah Kedaluwarsa atau Jamuran yang Bahaya untuk Kulit
-
Geger Isu BPJS Kesehatan Dihapus dan Dialihkan ke Koperasi, Ini Respons Tegas DPR
-
Benarkah Emisi Pesawat Makin Beracun Seiring Waktu? Studi Ungkap Hal Ini
-
Alih-alih CKG Menteri, Guru Besar UGM Sarankan Tes Kejiwaan dan Alihkan Anggaran ke Korban Karhutla
-
Anak Sulit Fokus Belajar Jangan Langsung Dicap Malas, Studi Terbaru Sarankan Periksa Mata dan Jiwa
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polisi Amankan Pemilik Akun TikTok Ritman Marbun, Diduga Hina Yesus Saat Live
-
Lagi Nunggu Pembeli, 2 Pemuda Jual Pod Getar di Medan Diciduk Polisi
-
Viral Aksi Kadus di Deli Serdang Berani Seorang Diri Bakar Lapak Judi-Narkoba, Ini Alasannya
-
Dua Tahun MBG: Bangun Ekosistem Pangan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
-
BRI Siapkan Buyback Rp1 Triliun, Ini Jadwal Pelaksanaannya