- Kepala Dusun III A Selambo Ayub Pirngadi Marbun membakar lapak judi dan narkoba di Deli Serdang.
- Aksi spontan tersebut dilakukan pada Senin 26 Oktober 2026 karena peringatan sebelumnya tidak diindahkan warga.
- Tindakan tegas itu bertujuan menjaga keamanan lingkungan serta melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba.
SuaraSumut.id - Video yang menampilkan seorang pria yang merupakan Kepala Dusun (Kadus) membakar lapak narkoba-judi di Selambo, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, viral di media sosial (medsos).
Dilihat dari unggahan akun instagram @medantau, Selasa (27/10/2026) tampak, Kadus yang memakai baju dinas harian berwarna coklat tersebut, membawa botol berisi cairan BBM.
Ia pun menyiramkan cairan BBM ke sejumlah pondok kayu yang berada di lokasi dan kemudian membakarnya menggunakan mancis.
Meski seorang diri, Kadus tetap berani membakar lapak narkoba-judi yang berada di lahan garapan di Deli Serdang tersebut, sembari mengultimatum pihak-pihak tak bertanggungjawab untuk tidak lagi membuka lapak narkoba-judi di kampungnya.
Video yang merekam aksi kadus membakar lapak narkoba yang meresahkan masyarakat tersebut, seketika menarik perhatian publik dan menjadi viral.
Alasan Kadus Bakar Lapak Narkoba
Dihubungi SuaraSumut.id, Kadus III A Selambo, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Ayub Pirngadi Marbun, mengungkapkan alasan dirinya mendatangi lokasi yang diduga hendak dijadikan lapak narkoba.
“Iya, laporan masyarakat sudah resah karena mulai dibukanya lagi itu ada mau dibuat buat lapak narkoba. Sudah ada masyarakat yang lapor, ya kan. Saya tindak lanjuti dengan mendatangi lokasi," ujarnya.
“Saya ingatkan, saya peringatkan mereka yang ada di situ untuk tidak membuat tempat itu jadi lapak narkoba atau tempat berjualan,” sambungnya.
Namun, saat kembali berkeliling pada Senin (26/10/2026), Ayub mengaku melihat keramaian di lokasi tersebut. Ia memperkirakan ada sekitar 40 orang berkumpul dengan sejumlah sepeda motor terparkir di sekitar lokasi.
“Jadi spontanitas saya langsung timbul apa ya, emosi, marah, ya kan, kayak cakap kita nggak diindahkan lagi, gitu kan. Sudah nggak dianggap lagilah rasanya, gitu kan. Marah, langsung merempet janda itu, bang, ya kan. Keluarlah kata-kata mutiara itu,” tuturnya.
Ayub menjelaskan, kemarahannya muncul karena merasa peringatan yang sebelumnya disampaikan tidak diindahkan. Ia kemudian teringat untuk mengambil dokumentasi berupa video di lokasi tersebut.
Menurut Ayub, jika perekaman dilakukan sejak awal, aktivitas yang diduga berlangsung di lokasi itu bisa terlihat dalam dokumentasi. Ia menyebut adanya orang yang diduga sedang menggunakan narkoba dan bermain judi kartu.
“Kalau ku rekam dari awal udah nampak aslinya semua, gitu kan, yang lagi makai, yang lagi berjudi, gitu kan. Ada sedang main kartu, sedang nyedot, gitu kan. Itu makanya aku emosi kali lah, gitu.”
Ia menegaskan, tindakannya dilakukan secara spontan karena ingin menjaga keamanan lingkungan. Ayub juga membantah bahwa tindakannya bertujuan menjelek-jelekkan institusi kepolisian maupun aparat lainnya.
Berita Terkait
-
Meutya Hafid Gandeng Polri Perangi Judi Online hingga Penipuan Digital
-
Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Puji Operasi Kapolri Suyudi
-
Operasi Narkoba di Kampung Ambon: 7 Orang Diciduk, Positif Narkotika hingga Tenteng 15 Senjata Tajam
-
Review Film Sierra Madre: Teror Mencekam Kartel Narkoba yang Sangat Kejam!
-
Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polisi Amankan Pemilik Akun TikTok Ritman Marbun, Diduga Hina Yesus Saat Live
-
Lagi Nunggu Pembeli, 2 Pemuda Jual Pod Getar di Medan Diciduk Polisi
-
Viral Aksi Kadus di Deli Serdang Berani Seorang Diri Bakar Lapak Judi-Narkoba, Ini Alasannya
-
Dua Tahun MBG: Bangun Ekosistem Pangan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
-
BRI Siapkan Buyback Rp1 Triliun, Ini Jadwal Pelaksanaannya