SuaraSumut.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meluncurkan maskot Si Mamo (Harimau Demokrasi) dan lagu Memilih sebagai jingle atau yel-yel pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.
"Maskot ini diambil dari demo Harimau Sumatera. Tema Harimau diangkat untuk menjaga kelestarian dan perkembangan hewan tersebut agar tidak punah," ujar Koordinator Divisi SDM dan Litbang KPU Sumut, Robby Effendy, Jumat (14/6/2024).
Robby mengatakan, desain tersebut merupakan hasil sayembara terbuka yang akhirnya terpilih berdasarkan penilaian juri. Maskot itu akan melekat untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur.
"Maskot tersebut menggunakan baju melayu dan kain sarung adat melayu yang melambangkan masyarakat berbudaya dengan nilai-nilai luhur yang selalu menjaga kesopanan," katanya.
Selain itu, kata dia, maskot yang memakai tanjak melayu itu sebagai bentuk sahabat dengan masyarakat di wilayah ini sehingga dapat menciptakan pesta demokrasi yang gembira dan menyenangkan.
"Di tangan kiri maskot membawa paku, yang menandakan bahwa Pilkada ini memilih lewat paku coblos dan jari tangan yang di cap tinta sebagai bentuk warga Sumut tidak Golput di Pilkada 2024, sebut dia.
Sayembara lomba maskot dan jingle atau yel-yel maskot Pilkada 2024 ini dilaksanakan pada 3-4 April 2024 masing-masing diikuti 77 orang dan 21 orang dengan total hadiah Rp80 juta.
"Kami berharap dengan peluncuran maskot ini dapat meningkatkan partisipasi pemilih di Sumut pada Pilkada 2024," ujarnya.
Logo ini merupakan simbol semangat demokrasi, dimana setiap elemen di dalamnya memiliki elemen yang penting dalam integritas, transparansi dan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan pesta demokrasi.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumut Ardan Noor mengapresiasi KPU Sumut berserta jajaran yang selalu menggencarkan tahapan penyelenggaraan Pilkada di wilayah ini.
Menurutnya, kesuksesan Pemilihan Umum 2024 harus kembali terulang pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur, wali kota dan wakil wali kota dan bupati dan wakil bupati di Pilkada 2024. (Antara)
Berita Terkait
-
Ternyata Bukan Hanya Soal Biaya Politik, KPK Bongkar Alasan di Balik OTT 11 Kepala Daerah
-
OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi
-
Ketua KPU: Dunia Sampai Akhirat Tak Akan Ada Lagi, Pemilu Serentak Hanya di Indonesia!
-
Partisipasi Publik di Pilkada 2024 Naik Kelas: 4 Provinsi Raih Predikat Fully Participatory
-
Kemendagri Beberkan 'Penyakit Kronis' Demokrasi: Politik Uang Merajalela Akibat Banyak Warga Miskin!
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan