SuaraSumut.id - Sebanyak delapan jamaah haji asal Sumatera Utara (Sumut), wafat atau meninggal dunia di Tanah Suci, Makkah. Terbaru, jamaah asal Kabupaten Asahan, Syaimah Damanik meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji. Ia meninggal pada usia 94 tahun.
"Syaimah Damanik (94) Kloter 01 asal Kabupaten Asahan wafat di Poskes Mina tanggal 17 Juni 2024," kata Sekretaris PPIH Embarkasi Medan Zulpan Efendi, melansir Antara, Rabu (19/6/2024).
Selain Syaimah, ada tujuh jamaah lainnya yang meninggal saat menunaikan ibadah haji tahun ini.
"Jamaah haji yang wafat berasal dari Deli Serdang dua orang, Padanglawas satu orang, Tapanuli Selatan satu orang, Binjai satu orang, Asahan dua orang, dan Padangsidimpuan satu orang," ujarnya.
Zulpan menjelaskan Kemenag memastikan setiap jamaah haji yang wafat sebelum puncak haji akan badal (digantikan) haji dan mendapatkan asuransi.
"Asuransi diberikan sejak calon haji masuk asrama haji, waktu pemberangkatan, dan ketika mereka masih di asrama haji saat pemulangan ke tanah air," katanya.
Berikut nama-nama jamaah asal Sumut yang wafat di Tanah Suci:
- Aurisnayati Abdul Jalil (61) Kloter 12 asal Kabupaten Deli Serdang. Wafat di Rumah Sakit Arab Saudi Makkah pada tanggal 7 Juni 2024.
- Ruhum Hasibuan (61) Kloter 10 asal Kabupaten Padanglawas. Wafat di Rumah Sakit King Faisal tanggal 9 Juni 2024.
- Ramdansyah Kocik Mahmud Pohan (63) Kloter 12 asal Kabupaten Deli Serdang. Wafat di Rumah Sakit Arab Saudi tanggal 10 Juni 2024.
- Nurhamiah Simamora (63) Kloter 23 asal Kabupaten Tapanuli Selatan. Wafat di Rumah Sakit King Faisal Makkah tanggal 14 Juni 2024.
- Sapiah Tarigan (81) Kloter 17 asal Kota Binjai. Wafat di Tenda Mina tanggal 16 Juni 2024.
- Ahmad Faisal Sinaga (56) asal Kabupaten Asahan. Wafat di Jamarat Mina tanggal 16 Juni 2024.
- Sahaya Sihombing (69 tahun) Kloter 20 asal Kota Padangsidimpuan. Wafat di Jamarat Mina tanggal 16 Juni 2024.
- Syaimah Damanik (94) Kloter 01 asal Kabupaten Asahan. Wafat di Poskes Mina tanggal 17 Juni 2024.
Berita Terkait
-
Nasionalisme atau Manuver Oligarki? Fakta di Balik Saham Bayan Diborong Haji Isam
-
Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki
-
PSMS Tekuk PSIS 2-1, Gubernur Bobby Nasution Optimistis Ayam Kinantan Menuju ke Super League
-
Mantan Pejabat BUMN Bandingkan Saham Bayan yang Dihibahkan ke Asing dan Dibeli Haji Isam
-
Pembekuan Izin 6 Perusahaan Hutan Imbas Karhutla, Ada Keterkaitan Bisnis Haji Isam
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
SPBU di Sergai Curangi Konsumen dengan Kurangi Takaran BBM, 2 Orang Ditangkap
-
Polisi Ungkap 5 Kasus Penyalahgunaan BBM di Sumut, 6 Jadi Tersangka
-
Jadwal SIM Keliling Medan 26 Oktober-1 November 2026, Ini 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan
-
Tak Harus Bahagia Dulu, Tersenyum Bisa Memengaruhi Suasana Hati
-
Tikus Masuk ke Atap Rumah? Ini Penyebab dan Cara Mengusirnya