SuaraSumut.id - Kasus kematian remaja laki-laki bernama Michail Histon Sitanggang (15) yang diduga dianiaya oknum TNI saat tawuran di Jalan Pelikan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), hingga kini tak jelas kelanjutannya.
Pihak keluarga korban yang sudah melapor ke Denpom I/5, belum mendapatkan kepastian hukum terkait kasus kematian korban. Atas kondisi ini, pihak keluarga akhirnya mendatangi LBH Kota Medan meminta pendampingan hukum.
Direktur LBH Medan Irvan Saputra mengatakan, berdasarkan penuturan darin keluarga korban, pihak Denpom I/5 sudah memeriksa ibu korban dan saksi-saksi lainnya yang melihat kejadian tersebut.
"Sebetulnya ramai (yang melihat korban dianiaya) cuma pada ketakutan," katanya kepada SuaraSumut.id di Kantor LBH Medan, Jumat (21/6/2024) sore.
Meski begitu, masih ada satu orang saksi berinisial P (16) yang berani mengakui kalau korban meninggal karena mendapatkan tindakan penganiayaan.
"Tapi (menurut penyidik Denpom) masih kurang saksinya, itu nggak relevan secara hukum," ujarnya.
LBH Medan meminta Kodam I/BB untuk transparan mengusut kasus kematian korban. "Kami minta Kodam I/BB transparan dan lakukan ekshumasi," ujar Irvan.
Ekshumasi yang merupakan pembongkaran makam untuk dilakukan autopsi, agar dapat mengetahui penyebab pasti kematian korban apakah karena dianiaya atau sebab lainnya.
"Ekshumasi itu ada dasar hukumnya juga yaitu Pasal 118 sampai dengan 121 UU 31 Tahun 1997 Tentang Peradilan Militer dan itu wajib dilakukan apabila ada matinya yang mayat yang janggal," tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, Michail Histon Sitanggangmen jadi korban tawuran maut di Jalan Jalan Pelikan Raya, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang. Ia diduga tewas karena dianiaya oknum TNI.
Korban sendiri diduga dianiaya hingga tewas oleh oknum TNI tersebut karena menuduh Michail sebagai pelaku tawuran yang meresahkan masyarakat di kawasan rel kereta api Jalan Pelikan Raya.
Ibu korban Leny Damanik (49) mengatakan kronologis penganiayaan maut ini terjadi pada Jumat (24/5/2024) sore. Oknum TNI yang memakai seragam lengkap ini datang ke kawasan rel kereta api di Jalan Pelikan, karena mendapatkan informasi adanya tawuran.
Korban yang saat itu berada di lokasi kejadian, dituduh oleh oknum TNI sebagai pelaku tawuran yang lantas langsung menghajarnya.
"Anak saya hanya duduk-duduk saja, dia gak ikut tawuran," kata ibu korban.
Leny mengatakan saat kejadian banyak teman korban yang melihat dihajar oknum TNI tersebut, namun hanya satu orang saja yang mau menjadi saksi.
Berita Terkait
-
Peradilan Militer Dinilai Tidak Adil, Keluarga Korban Kekerasan Anggota TNI Gugat UU ke MK
-
Prabowo Bongkar Keterlibatan Oknum TNI-Polri dalam Tambang Ilegal dan Penyelundupan
-
Usai Viral! Pria yang Tuding Pinjam Mobil ke TNI untuk Bencana Dipatok Rp2 Juta Akhirnya Minta Maaf
-
Terungkap Alasan Zaskia Adya Mecca Tak Unggah Foto TNI yang Pukul Karyawannya
-
Kondisi Terkini Kala dan Faisal, Zaskia Adya Mecca Kawal Terus Insiden dengan Oknum TNI
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
-
7 HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025, Daily Driver Andalan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
Terkini
-
TNI Hadirkan Layanan Cukur Rambut Gratis untuk Anak Korban Bencana di Tapanuli Utara
-
Kisah Dua Mahasiswa Ikut Bangun Huntara di Aceh Tamiang
-
Pilihan Motor Matic untuk Wanita Modern: Praktis, dan Siap Menemani Aktivitas Harian
-
8 Motor Matic untuk Aktivitas Harian, Nyaman dan Irit di Perkotaan
-
Traveling Makin Hemat dan Aman: Daftar Kartu Kredit yang Kerap Ada Promo Perjalanan