Sementara, Paul JJ Tambunan selaku kuasa hukum dari korban mengaku mempercayakan kasus ini sepenuhnya kepada penyidik Reskrim Polsek Sunggal.
Dirinya mendesak polisi untuk mencari pelaku lainnya yang terlibat kasus ini dan menduga motif pembunuhan tidak hanya sekedar soal cekcok rekreasi ke Berastagi.
"Tapi kami meminta kepada penyidik Polsek Sunggal untuk mengungkap apakah ada motif lain atau pelaku lain dalam perkara meninggalnya Rita Jelita Sinaga, karena dari saksi-saksi yang kami hadirkan ada dugaan pelaku lain," tukasnya.
Diberitakan, seorang wanita di Deli Serdang bernama Rita Jelita Sinaga ditemukan tewas dalam rumahnya di Kecamatan Sunggal, Deli Serdang.
Kematian korban juga sempat viral di media sosial (medsos) karena korban disebutkan gantung diri pakai sarung karena dilarang suami rekreasi ke Berastagi.
Dilihat dari unggahan akun instagram @hits_kalakkaro.id, Rabu (12/7/2024), terlihat korban memakai baju merah sudah tergeletak di bagian belakang rumah. Warga juga sudah ramai mengerumuni lokasi kejadian.
Namun, pria perekam video menyampaikan adanya kejanggalan terkait kematian korban.
"Gantung diri kok pakai sarung, jaraknya juga pendek," kata pria tersebut curiga.
Polsek Sunggal yang menerima laporan dari keluarga korban kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut dan menangkap kekasih korban sendiri yakni Lie Pin Chien alias Joni.
"Iya sudah ditangkap, statusnya juga sudah tersangka," kata Kapolsek Sunggal Kompol Bambang Gunanti Hutabarat ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, Minggu (16/6/2024) sore.
Ia mengatakan tersangka mengakui telah menganiaya kekasihnya dengan cara mencekik lehernya hingga meninggal dunia, setelah pasangan terlibat cekcok usai batal pergi rekreasi.
"Usai menghabisi nyawa korban, tersangka kemudian merekayasa kalau korban meninggal gantung diri. Terhadap tersangka sudah dilakukan penahanan," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Teriakan Andrie Pecah di Salemba, Teror Air Keras jadi Upaya Pembunuhan Berencana
-
Sadis! Pasutri di Cirebon Habisi Nyawa Tukang Pijat Hamil 8 Bulan Demi Uang Rp83 Ribu
-
Amuk Celurit di Cilincing: Sopir Angkot Tewas Dibacok, Pelaku Diciduk Saat Bersembunyi di Kontainer
-
Mojtaba Khamenei 2 Kali Lolos dari Maut Serangan AS-Israel
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Antusias Warga Aceh Tamiang Halal Bihalal dengan Prabowo: Terima Kasih Pak!
-
Prabowo Lebaran di Aceh Tamiang: Pemulihan Pascabencana Hampir 100 Persen, Warga Sudah Keluar Tenda
-
Prabowo Salat Idul Fitri 1447 H di Aceh Tamiang, Disambut Takbir Ribuan Jemaah
-
320 Mobil Hias Dikerahkan untuk Meriahkan Malam Takbiran di Medan
-
Kirim THR Bisa Lebih Praktis dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo