SuaraSumut.id - Seorang pria berinisial AA (34), asal Aceh Utara, ditangkap karena diduga mengirim paket asam sunti berisi 1 ons sabu. Pelaku mengirim paket tersebut lewat jasa ekspedisi.
Kasat Narkoba Polresta Banda Aceh AKP Ferdian Chandra mengatakan, awalnya ditemukan satu kardus diduga berisi sabu di pintu xray kargo Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar pada Sabtu 6 Juli 2024. Petugas avsec kemudian melaporkan temuan itu ke Polresta Banda Aceh.
Pelaku disebut menggunakan nama palsu sebagai pengirim dan penerima paket tersebut. Setelah diselidiki akhirnya petugas mengantongi nama pelaku AA.
"Pelaku ditangkap di stasiun kereta api Desa Krueng, Aceh Utara pada 9 Juli 2024," ujarnya.
Pelaku mengaku sebagai pengirim paket tersebut atas suruhan PL yang kini jadi DPO. Dirinya mengaku mendapat upah RP 500 ribu.
"AA mengaku mendapatkan uang Rp 500 ribu sebagai jasa mengirimkan sabu itu. Pelaku sengaja memasukkan sabu dalam kotak asam sunti untuk mengelabui petugas jasa pengiriman.
"AA mengaku bahwa yang memberikan nama serta alamat penerima paket narkoba adalah orang lainnya berinisial AS," jelasnya.
Saat ini PL (pemilik narkoba) dan Zulfadli alias inisial AS (penerima di Tangerang) telah ditetapkan atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Pelaku dijerat dengan UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup atau penjara maksimal 20 tahun, serta dan denda maksimum sebesar Rp 10 miliar," katanya.
Berita Terkait
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
4 Orang Keroyok Pria di Siantar hingga Tewas Menyerahkan Diri
-
Kisah Inspiratif Nasabah PNM, Dari Kejaran Rentenir ke Arena Final PFL 2026
-
'Suami Saya Bukan Teroris', Istri Korban Tewas di Kebun Agrinas Labura Minta Pelaku Dihukum Setimpal
-
Libur Sekolah 2026, Penumpang Bandara Kualanamu Diprediksi Capai 376.954 Orang