SuaraSumut.id - Sebanyak 143 unit mesin pompa air bantuan dari Kementerian Pertanian diserahkan ke beberapa kawasan yang dilanda kekeringan di Aceh Besar. Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya gagal panen.
Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, Jakfar menjelaskan bahwa kekeringan yang terjadi akibat kemarau panjang dan berpotensi terjadinya gagal panen.
"Oleh karena itu, sistem pompanisasi digunakan sebagai langkah antisipasi," katanya melansir Antara, Kamis (1/8/2024).
Untuk mengantisipasi gagal panen pada musim gadu, pemerintah memanfaatkan sistem pompanisasi sebagai langkah mempertahankan dan meningkatkan hasil panen petani.
Jakfar menyebutkan bahwa pada musim gadu 2024, luas tanam mencapai 17.000 hektare yang tersebar di seluruh kecamatan dalam Kabupaten Aceh Besar.
Bantuan pompa air diberikan kepada daerah-daerah yang dilanda kekeringan dan memiliki sumber air untuk mengatasi kekurangan air.
"Pj Bupati Aceh Besar terus menginstruksikan OPD terkait untuk meminimalisir terjadinya gagal panen. Bantuan 143 unit mesin pompa air sudah diserahkan kepada kelompok tani yang memiliki sumber air di wilayahnya," ujarnya.
secara umum kondisi di Aceh Besar aman dan jika pada Agustus nanti turun hujan, bisa saja semua kembali normal, kebutuhan air untuk pertanian akan tercukupi.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Benarkah Kemarau 2026 di Indonesia Jadi Terparah dan Terburuk dalam 30 Tahun?
-
Jakarta Siaga Kemarau Panjang, Pemprov Dorong Tanam Pangan Alternatif hingga Manfaatkan Air AC
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
Kesiapan Air Irigasi Menyambut El Nino Godzilla, Optimalisasi Waduk hingga Modifikasi Cuaca
-
Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
BRI Group Perkuat Ekosistem Ultra Mikro Lewat BRILink Agen Mekaar
-
BNI Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematangsiantar
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap