SuaraSumut.id - Bakal calon (Bacalon) Bupati Tapanuli Selatan, Dolly Putra Parlindungan Pasaribu mengganti wakilnya di Pilkada Tapsel 2024. Wakil Dolly awalnya adalah Ahmad Buchori, kini diganti Parulian Nasution yang merupakan mantan Sekda Tapsel.
Diketahui, Ahmad Buchori tidak ikut menjalani pemeriksaan kesehatan sesuai jadwal KPU. Ia diketahui sedang sakit.
Syarat pergantian Buchori dikuatkan berdasarkan surat KPU RI 1998/PL.02.2-SD/05/2024 tertanggal 8 September 2024 yang ditandatangani oleh Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin.
Ketua KPU Tapsel Zulhajji Siregar mengatakan Dolly-Parulian mendatangi Kantor KPU Tapsel pada Minggu 8 September 2024 malam untuk mengajukan berkas pergantian.
"Kita sudah menerima bundelan berkas administrasi penggantian bapaslon Dolly-Parulian," katanya melansir Antara, Senin (9/8/2024).
"Kita akan melakukan penelitian terhadap berkas administrasi penggantian bapaslon. Tentu, kita bekerja secara profesional dan sesuai dengan regulasi yang ada," sambungnya.
Sesuai jadwal tahapan pada 6-8 September 2024, KPU memberi waktu perbaikan dan penyerahan perbaikan persyaratan administrasi calon dan pengajuan calon pengganti baik oleh partai politik/gabungan partai politik pun calon perseorangan.
"Khusus tahapan penelitian perbaikan persyaratan administrasi calon dan penelitian dokumen syarat calon pengganti 6-14 September 2024," ucapnya.
Pasangan jalur independen Dolly-Parulian didukung 23.752 orang. Mereka akan menghadapi pasangan Gus Irawan Pasaribu-Jafar Syahbuddin Ritonga yang diusung oleh Golkar, Gerindra, PDIP, PAN, NasDem, PPP, Hanura, PKN, PKB, Demokrat, PKS, dan PSI.
Berita Terkait
-
Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka
-
Ternyata Bukan Hanya Soal Biaya Politik, KPK Bongkar Alasan di Balik OTT 11 Kepala Daerah
-
Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada
-
OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi
-
Pro-Kontra Wacana Pilkada Melalui DPRD: Soroti Biaya Politik hingga Nasib Demokrasi
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mengapa PLN Masih Terapkan Pemadaman Listrik Bergilir di Aceh?
-
Korban Tewas Ledakan Tambang di China Jadi 90 Orang
-
40 Ribu Orang di California Dievakuasi Gegara Tangki Kimia Bocor
-
KAI Pastikan Operasional Kereta di Sumut Tetap Normal Meski Listrik Padam
-
6 Tips Ampuh Mengatasi Bau Badan Menggunakan Bahan Herbal, Solusi Alami yang Mudah Dicoba di Rumah