SuaraSumut.id - Polisi menggagalkan upaya penyeludupan 8 kg sabu dari Malaysia yang disembunyikan di dalam ban sepeda motor. Narkotika itu diselundupkan oleh seorang pekerja migran Indonesia (PMI) bernama MS (28) warga Kabupaten Sampang, Madura.
MS membawa dua ban sepeda motor dan pelek yang didalamnya dimasukkan sabu seberat 8 kg. Masing-masing ban berisikan 4 kg sabu.
"Ini modus baru yang kita temukan. Narkotika ini dibawa oleh pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia, yang pulang melalui jalur perairan tak resmi," kata Kapolres Asahan AKBP Afdhal Junaidi, melansir Antara, Kamis (19/9/2024).
MS menumpang kapal nelayan dan turun di pelabuhan tikus di Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
"Barang itu sudah ada yang memesan di Madura. Pelaku disuruh S yang tinggal di wilayah Kuching Malaysia, untuk membawa 2 ban dan pelek tersebut," ujarnya.
MS yang mengaku sudah 2 tahun bekerja sebagai kuli bangunan di Malaysia tergiur akan mendapatkan upah Rp 40 juta per kilogram jika berhasil mengantarkan sabu itu.
"Pelaku mengaku baru pertama kali melakukan perbuatan tersebut," ungkapnya.
Pihak kepolisian masih memburu orang yang memesan 8 kg sabu ini ke wilayah Madura.
"Mohon doanya, ini akan kita terus kembangkan sampai ke pemesan di wilayah Madura," jelasnya.
Atas perbuatannya, MS dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 dan 2 dengan ancaman hukuman mati atau paling lama penjara seumur hidup.
Berita Terkait
-
Pilot Malaysia Tertangkap Selundupkan 26 Kg Ekstasi di Bandara Soetta, Disimpan dalam Koper Kru
-
Sikat 1,5 Ton Bahan Narkoba, Pemasok Laboratorium 'Pil Jin' Semarang Diringkus di Cakung!
-
Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika di Semarang, Diduga Sudah Produksi Jutaan Butir dalam 4 Bulan
-
Miris! Eks Kapolres Bima Kota Pakai Uang Sabu Rp434 Juta Buat Umrah Keluarga
-
Geger! Pria di Jagakarsa Pukul Orang Secara Acak Karena 'Bisikan', Polisi: Dia Positif Sabu
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Sekdis Labuhanbatu Ditangkap Kasus Dugaan Penipuan, Modus Proyek Fiktif
-
2 SPPG di Simeulue Aceh Berhenti Beroperasi
-
Hujan di Simalungun Bikin Motor Terseret Arus, Ratusan Rumah Kebanjiran
-
Duel Berdarah di Karo Renggut 2 Korban Jiwa, Polisi Selidiki
-
BNNP Sumut Bongkar Home Industri Pod Getar di Medan, Bisa Pesan Lewat COD