SuaraSumut.id - Video yang menampilkan pengendara mobil menjadi korban pungutan liar (pungli), saat melintasi jalan yang tergenang banjir rob di Medan Belawan, viral di media sosial (Medsos).
Dilihat SuaraSumut.id dari unggahan akun instagram @medanku, Jumat (20/9/2024), tampak pengendara mobil dihadang sejumlah pemuda yang memegang kayu saat melintasi jalan yang tergenang air.
Pengendara yang tak mau keselamatannya terancam lalu memberikan sejumlah uang kepada pemuda tersebut. Namun sialnya, tidak hanya satu orang saja, pemuda lainnya ramai berdatangan melakukan pungli.
Selain melakukan pungli, para pemuda tersebut juga meminta agar pengendara melintas pelan di jalan tersebut.
"Mati dia (mesin mobil), mati dia kalau pelan," kata sopir mobil tersebut.
Sopir mobil terlihat kewalahan menghadapi ramainya pemuda yang melakukan pungli terhadapnya.
"Janganlah semua, masak semua, udahlah itu semua kawanmu, udah semua banyak kali," katanya.
Dalam narasinya pengunggah video heran, meski sedang banjir, tetap saja ada pungli.
"Banjir-banjir malam pun tetap ada pungli di daerah Medan Belawan," tulisnya.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Riffi Noor Faisal ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, belum memberikan penjelasan terkait dengan pungli ini.
Sementara, Kapolsek Belawan AKP Ponijo menjelaskan kalau pihaknya terus melakukan pengawasan ketat terhadap gangguan kamtibmas saat banjir rob.
"Kami tidak akan segan untuk bertindak tegas terhadap siapa saja yang melakukan tindakan yang melanggar hukum dan membahayakan ketertiban masyarakat," ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolsek mengatakan sejak Kamis (19/9/2024) kemarin, pihaknya juga membubarkan gerombolan remaja yang diduga akan melakukan tawuran saat banjir rob.
"Kami meminta peran serta masyarakat, khususnya orang tua, untuk memperhatikan anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi tawuran atau kegiatan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober
-
Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?
-
Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap
-
Air Rumah Keruh? Ini 4 Cara Ampuh Bikin Jernih Lagi
-
5 Kulit Buah yang Bisa Dimakan dan Kaya Nutrisi, Apa Saja?
-
Sinergi Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumut Sukses Kawal SKD Poltekimipas 2026
-
Pria di Labura Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk di Kebun Sawit