SuaraSumut.id - Perjalanan luar biasa dilakukan oleh T. Faisal (63) dan dr. Indriati Nasution (59), pasangan lansia asal Sumatera Utara (Sumut) yang menghabiskan waktu bertahun-tahun mengelilingi Indonesia hingga negara-negara di Asia dengan mobil.
Bertahun-tahun mereka meninggalkan rumahnya di Jalan Sudirman, Padangsidimpuan. Lalu, mereka membagikan pengalaman mereka yang penuh petualangan di media sosial.
"Perjalanan kami sudah memasuki tahun ketiga, dan dua hari lagi kami akan menuju negara Laos," ujar Faisal, dikutip dari Antara, Sabtu (21/9/2024).
Pasangan yang telah dikaruniai tiga anak dan enam cucu ini memulai petualangan mereka pada 6 Februari 2022, dengan rute keliling 30 provinsi di Indonesia. Mereka mulai dari titik nol Sabang hingga Merauke. Seluruh pengalaman perjalanan mereka dibagikan melalui media sosial, termasuk Instagram dan Youtube.
T. Faisal dan istrinya tidak hanya menikmati keindahan alam di setiap daerah yang mereka kunjungi, tetapi juga membangun hubungan dengan komunitas campervan dan kolega di seluruh Indonesia. Pulau-pulau seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi telah mereka jelajahi, bahkan mereka telah menapakkan kaki di Papua.
Setelah menjelajahi berbagai provinsi di Indonesia, pasangan ini melanjutkan perjalanan mereka ke negara-negara Asia.
Dimulai dari Timor Leste, mereka memasuki Malaysia, Brunei, dan kemudian Thailand. Saat ini, mereka sedang berada di Cambodia dan siap menuju Vietnam serta Laos dengan total perjalanan sejauh 10.000 kilometer.
Selama perjalanan di Thailand, Faisal dan Indriati bertemu dengan komunitas pesepeda motor yang terkenal, seperti Zamri Taib dan Musafa. Mereka juga disambut oleh KBRI di Bangkok dan Songkhla, mempererat hubungan dengan komunitas Indonesia di luar negeri.
Namun, perjalanan tidak selalu berjalan mulus. Saat berada di Pattaya, Thailand, Faisal sempat ditahan oleh polisi karena menggunakan drone tanpa izin, namun akhirnya dilepaskan setelah diberi penjelasan.
Tidak hanya di Indonesia, saat berada di luar negeri, mereka sering menghadapi tantangan dalam mencari makanan halal. Faisal mengungkapkan bahwa mereka lebih sering memasak sendiri dengan bahan makanan yang mereka bawa untuk memastikan kehalalan makanan.
Pasangan ini memiliki impian besar. Mereka berencana melanjutkan perjalanan menuju Mekah, melewati beberapa negara termasuk Malaysia, China, Nepal, dan Arab Saudi. Faisal juga berharap ada donatur yang bersedia mendukung perjalanan mereka ke depan.
Berita Terkait
-
MBG-nya Masjid Nurul Ashri Yogyakarta Ajak Jamaah Jelajah Rasa Keliling Indonesia
-
Tuan Rondahaim Saragih Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Bobby Nasution: Napoleon der Bataks
-
New Honda CB150X Tampil dalam Warna Baru, Hadirkan Sensasi Bagi Petualang untuk Keliling Indonesia
-
Gayanya Melokal Banget! Bule Rusia Keliling Jawa Kendarai Sepeda Motor Bebek
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan