SuaraSumut.id - Seorang pelaku begal yang merampas sepeda motor emak-emak di Jalan Besar Delitua, Kelurahan Durian Tunggal, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang, ditembak mati.
Pelaku yang tewas diterjang timah panas polisi berinisial MD alias Dimas (23) warga Kecamatan Medan Johor. Selain itu, polisi juga menangkap tiga pelaku lainnya, yaitu YRS alias Temon, NAG alias Benu dan RP.
Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan keempat pelaku merupakan satu kelompok yang beraksi menyasar emak-emak saat pergi ke pasar pagi hari.
"Pelaku sudah beraksi di 11 lokasi di wilayah Pancur Batu, Delitua dan Kutalimbaru. Mereka merampas sepeda motor emak-emak dengan mengancam menggunakan senjata tajam," ujarnya.
"Seorang ibu berusia 55 tahun sedang melakukan kegiatan untuk menafkahi keluarganya pada pagi hari, namun pelaku dengan tega menjadikannya sasaran untuk tindak pidana. Menurut saya ini sudah keterlaluan, hukum tertinggi adalah keselamatan masyarakat," sambungnya.
Petugas yang menerima laporan lalu melakukan penyelidikan dan mendapati keberadaan pelaku di hotel di kawasan Padang Bulan, Kota Medan.
Saat digerebek, komplotan begal ini sedang melakukan pesta narkoba di dalam kamar. Pelaku sempat melawan polisi hingga terjadi pergumulan di dalam kamar.
"Kita melakukan penangkapan di sebuah tempat persembunyiannya, dari pengembangan salah satu tersangka inisial D melakukan perlawanan," ucapnya.
Usai menembak pelaku D, kata Gidion, petugas lalu membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, namun pelaku meninggal di rumah sakit.
Disinggung peluru menerjang ke bagian tubuh pelaku yang mana, Gidion mengatakan pihaknya masih menunggu hasil autopsi.
"Nanti menunggu hasil autopsi, juga untuk memastikan personel bertindak sesuai prosedur," jelasnya.
Dari komplotan pelaku begal ini disita barang bukti dua unit sepeda motor, dua parang, satu ketapel dan 25 anak panah, tiga unit handphone.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Tangkap Begal Dapat Rp50 Juta, Wamendagri Wanti-wanti Dedi Mulyadi Soal Koridor Hukum
-
Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi: Solusi Keamanan atau Jalan Menuju Main Hakim Sendiri?
-
Sayembara Cocok untuk Buronan Kakap, Jangan Berlakukan Bagi Begal dan Copet
-
Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi
-
DPM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Pertukangan Kayu-Pelatihan UMKM
-
Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap