Program ini memungkinkan mahasiswa untuk menikmati pengalaman belajar lintas kota, mengakses fasilitas berkualitas, dan menjalin jejaring dengan teman-teman dari berbagai daerah. Dengan fleksibilitas ini, mahasiswa tidak hanya memperkaya wawasan akademik dan budaya, tetapi juga mengasah kemampuan adaptasi yang sangat dibutuhkan di dunia kerja global.
Selain mendapatkan ilmu dari ruang kuliah, mahasiswa juga berkesempatan mengikuti Enrichment Program berupa pertukaran mahasiswa ke kampus luar negeri mitra BINUS University, berpartisipasi dalam program riset, magang di perusahaan multinasional, mengabdi bagi masyarakat, bahkan merintis usaha sendiri.
"Mahasiswa dapat belajar di berbagai kampus BINUS University yang tersebar di penjuru Indonesia," ucap Tri Juniarty.
Untuk mempersiapkan mahasiswa bersaing di kancah industri global, BINUS @Medan juga menawarkan program bahasa Mandarin untuk mengasah kemampuan berkomunikasi para mahasiswa.
Begitu juga dengan aneka program minor yang berkaitan dengan lanskap bisnis serta teknologi di China, mengingat pengaruhnya yang luas di berbagai negara.
"Kami yakin dengan semua keunggulan ini, generasi muda di Sumatera Utara bisa semakin bersaing dan ikut mewujudkan Indonesia Emas 2045 bersama anak-anak muda di wilayah lainnya," ungkap Tri Juniarty.
Direktur Marketing Podomoro City Deli Medan, Yenti Lokat, mengatakan pihaknya sangat bangga dapat berkolaborasi dengan BINUS dalam menghadirkan fasilitas pendidikan unggulan di Podomoro City Deli Medan.
"Kerja sama ini bukan hanya sekadar langkah strategis, tetapi juga komitmen kami untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kota Medan," cetus Yenti Lokat.
Keberadaan fasilitas pendidikan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas, baik dari segi sosial maupun ekonomi. Selain membuka peluang kerja selama proses pembangunan, kehadiran fasilitas ini juga akan mendorong pertumbuhan bisnis lokal yang mendukung kebutuhan sivitas akademika.
"Kami optimis, kolaborasi ini akan menjadi katalisator bagi pengembangan Kota Medan sebagai pusat pertumbuhan baru di Sumatera Utara," ucap Yenti Lokat.
Sebab, kesuksesan Indonesia Emas 2045 membutuhkan banyak SDM yang ahli di bidang teknologi, bisnis, dan kreatif di seluruh wilayah. Maka dari itu, BINUS University juga membantu memperluas akses pendidikan untuk masyarakat di Sumut," kata Yenti Lokat.
Berita Terkait
-
Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan
-
Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi
-
Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Terus Suarakan Gagasan Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
-
PSMS Medan vs Persija Jakarta Jadi Laga Pembuka League Cup 2026, Catat Tanggalnya!
-
PSMS Tekuk PSIS 2-1, Gubernur Bobby Nasution Optimistis Ayam Kinantan Menuju ke Super League
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Jadwal SIM Keliling Medan Terbaru, Cek 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan
-
PSMS Medan Siapkan 31 Pemain Hadapi Persija Besok
-
Nyamuk Ternyata Punya Warna Favorit, Ini 5 Warna yang Cenderung Dihindarinya
-
Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita
-
Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya