SuaraSumut.id - Standar hidup layak penduduk Aceh mencapai Rp 10,81 juta per tahun atau setara Rp 900 ribu per bulan pada 2024. Angka ini meningkat Rp 477 ribu dibandingkan tahun sebelumnya Rp 10,33 juta per tahun.
Standar layak hidup diukur berdasarkan rata-rata pengeluaran per kapita yang dihitung dari hasil survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), serta indeks harga konsumen untuk menyesuaikan harga barang dan jasa," kata
"Standar layak hidup ini mencerminkan kemampuan daya beli masyarakat selama periode tertentu. Jadi, standar ini bukan menunjukkan tidak layak, melainkan kualitas yang lebih rendah dibandingkan rata-rata jika pengeluaran berada di bawah angka tersebut," kata Ketua Tim Neraca BPS Aceh, Meita Jumiartanti, melansir Antara, Minggu (15/12/2024).
Untuk pengeluaran rata-rata per kapita di Aceh juga menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Pada 2020, pengeluaran riil per kapita penduduk Aceh hanya Rp9,49 juta per tahun.
Angka ini meningkat menjadi Rp 9,57 juta pada 2021, Rp 9,96 juta pada 2022, Rp 10,33 juta pada 2023, hingga menjadi Rp10,81 juta untuk tahun ini.
“Standar layak hidup tidak hanya soal jumlah uang yang dibelanjakan, tetapi juga kualitasnya. Peningkatan pengeluaran memberi masyarakat pilihan lebih baik untuk pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.
Dirinya meyebut pengeluaran riil perkapita atau daya beli penduduk Aceh pada tahun ini didominasi oleh sektor konsumsi makanan.
"Jadi memang kalau secara ekonomi kan kalau misalnya suatu daerah atau suatu negara yang dia masih statusnya berkembang, lebih banyak pengeluarannya untuk makanan dibandingkan non makanan," ucapnya.
Berdasarkan data BPS 2023, konsumsi makanan penduduk Aceh di pedesaan menyumbang Rp 666 ribu dari total pengeluaran per bulan, sedangkan di perkotaan mencapai Rp 771 ribu.
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Pernikahan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Viral Isu Punya Istri Kelima
-
Dari Brimob Aceh ke Garis Depan Donbass: Mengapa Tentara Bayaran Rusia Menjadi Pilihan Fatal?
-
Mualem Menikah Berapa Kali? Ini Sosok Istri Gubernur Aceh
-
Jaksa Agung Ungkap Kerugian Negara Akibat Korupsi Tembus Rp300,86 Triliun Sepanjang 2025
-
Viral Video Mualem Duduk di Pelaminan Bersama Pengusaha Malaysia, Gubernur Aceh Menikah Lagi?
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja