SuaraSumut.id - Dua polisi terlibat pemerasan dana alokasi khusus (DAK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sumatera Utara (Sumut).
Hal ini disampaikan oleh Kepala Korps Pemberantasan Korupsi (Kakortas Tipidkor) Polri Irjen Cahyono Wibowo.
"Ada satu kasus yang sudah berjalan di Polda Sumut. Itu sudah kami naikkan ke tahap penyidikan," kata Cahyono, melansir Antara, Jumat (14/2/2024).
Cahyono tidak memerinci identitas kedua polisi tersebut. Namun, ia menyebut keduanya telah dilakukan penempatan khusus (patsus) oleh Paminal Divisi Propam Polri di Jakarta.
"Tinggal sidang pelanggaran etik," ujarnya.
Cahyono mengatakan kedua polisi itu sejatinya akan ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT), namun gagal karena diduga ada yang membocorkan.
"Itu akan dilakukan OTT, tetapi keburu bocor. Makanya, kami pakai tindakan hukum lainnya, yaitu penyidikan biasa. Yang menangani terlebih dahulu adalah Paminal," ungkapnya.
Menurut Cahyono, barang bukti uang yang berhasil diamankan sebesar Rp 400 juta. Saat ini polisi yang diamankan masih dua orang. Namun tidak menutup kemungkinan ada keterlibatan pihak lain.
"Sejauh ini masih dua. Nanti mungkin pada penyidikan bisa berkembang," katanya.
Berita Terkait
-
Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.
-
Noel Ebenezer Divonis 4,5 Tahun, KPK Bakal Banding?
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Modus Pura-pura Check-in Hotel, Komplotan Curanmor Gasak Motor CRF di Parkiran
-
Pabrik Sepatu Yumeida di Deliserdang Ludes 80 Persen, Damkar 3 Kota Turun Tangan
-
Eks Aktivis Reformasi 98 Dukung Prabowo, Minta Koruptor MBG Dihukum Seumur Hidup
-
Heboh Warga Labuhanbatu Pergoki Diduga Oknum TNI Curi 16 Sapi
-
Sinergi Kawal Kedaulatan Hukum, Imigrasi Sumut Ambil Bagian dalam Diskusi RUU HPI di USU