Suhardiman
Senin, 03 Maret 2025 | 02:03 WIB
Ilustrasi musim kemarau. [Istimewa]

SuaraSumut.id - BBMKG Medan memprediksi Sumatera Utara (Sumut) mengalami musim kemarau selama bulan Ramadan 1446 H. Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho mengatakan, Sumut diperkirakan akan memasuki musim kemarau pertama pada bulan Maret 2025.

"Puncak musim kemarau pertama terjadi selama dua bulan, yakni Maret dan April 2025," katanya melansir Antara, Senin (3/3/2025).

Sumatera Utara yang meliputi 33 kabupaten/kota, mengalami dua puncak musim hujan dan musim kemarau yang terjadi saling bergantian dalam setahun.

"Puncak musim kemarau pertama pada Maret dan puncak musim hujan pertama pada Juni. Selanjutnya puncak musim kemarau kedua dan puncak musim hujan kedua," ujar Hendro.

Pihaknya mengimbau masyarakat di Sumut agar mengurangi aktivitas di luar rumah karena menjalankan ibadah puasa Ramadan.

"Masyarakat kami imbau agar menjaga asupan air minum terkait aktivitas puasanya supaya berjalan lancar," ungkapnya.

Berdasarkan analisis pihaknya, dalam beberapa hari terakhir cuaca panas disertai hujan masih terjadi, khususnya Kota Medan.

"Mengapa sekarang kok masih hujan ya?. Itu karena masih ada gangguan-gangguan atmosfer di bagian barat Sumatera sampai ke Medan. Ini gangguan regional," jelasnya.

Saat ini di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan periode musim kemarau pertama dengan suhu udara 32 derajat Celcius.

Baca Juga: Jadwal Imsak Medan dan Sekitarnya 2 Maret 2025, Lengkap dengan Niat Puasa

"Dari pengamatan kami, rata-rata suhu di Medan 32 derajat Celcius," kata Hendro.

Load More