SuaraSumut.id - Kantor Polsek Helvetia di Jalan Matahari Raya, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, terbakar.
Kebakaran terjadi pada Minggu (9/3/2025) sekitar pukul 04.20 WIB. Objek yang terbakar adalah ruangan Intelkam dan Provos.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Kobaran api juga tidak merembet ke ruangan tahanan maupun ke rumah warga yang berada di sekitar Polsek.
Bagian ruang Intelkam dan Provos. Api tidak meluas dan tidak berdampak pada pemukiman rumah warga," kata Manajer Pusdalops BPBD Medan Ahmad Untung Lubis.
Melihat adanya kebakaran, petugas piket Polsek Medan Helvetia melaporkan kejadian itu ke petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan.
Petugas pemadam kebakaran lalu turun ke loaksi untuk meredakan amuk si jago merah agar tidak meluas dan merembet ke ruangan lain.
Kebakaran dapat diredakan sekitar 30 menit kemudian. Polisi sendiri masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran tersebut.
"Api tidak meluas dan tidak berdampak pada pemukiman rumah warga. Penyebab kebakaran dalam penyelidikan," ujarnya.
Kronologi Kebakaran
Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan menambahkan kronologi kebakaran bermula pada pukul 04.12 WIB.
Saat itu Pawas Polsek Medan Helvetia memberitahukan adanya asap menggumpal berasal dari ruangan intelkam dan ruangan provos.
"18 menit kemudian, (tepatnya pukul 04.30 WIB) petugas petugas pemadam kebakaran datang. Ada dua unit dikerahkan untuk memadamkan api," ungkapnya.
Petugas pemadam kebakaran yang melakukan penyemprotan di titik api akhirnya, api dapat dipadamkan sekira pukul 04.42 WIB. Dirinya memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
"Adapun gedung yang terbakar adalah ruangan intelkam dan provos, sedangkan kerugian belum bisa ditaksir," jelasnya.
Sumber api juga masih dilakukan penyelidikan, namun ada dugaan api muncul dari arus pendek listrik dari ruangan intelkam Polsek Medan Helvetia.
Berita Terkait
-
Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?
-
Bahaya Maut Di Balik Karhutla, Ketika Asap Bisa Jadi Mesin Pembunuh Diam-diam
-
Kebakaran Bromo Masih Meluas, Lalai Bukan Alasan Lolos dari Jerat Hukum
-
Tragedi Karhutla Kubu Raya, Kasim Meninggal Saat Bantu Petugas Jinakkan Api
-
Netizen Indonesia Heboh! Wanita Tua Berkerudung yang Dibawa Rapper Inggris Ini Ternyata Neneknya
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Selundupkan Sabu Pakai Pesawat Militer, Mayor Faisal Divonis 10 Tahun Bui dan Dipecat
-
Kadis Perpustakaan Medan Benny Sinomba Mutasi ke Pemprov Sumut
-
BNPB Minta Warga Flores Jangan Panik Hadapi Gempa Susulan: Tetap Tenang
-
170 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Medan
-
BRI KKB National Expo Hadir di 131 Lokasi, Sukses Torehkan Rekor MURI