Suhardiman
Kamis, 20 Agustus 2026 | 12:20 WIB
Rumah rusak akibat cuaca ekstrem melanda Kota Medan pada Selasa (18/8) malam ANTARA/HO-Pusdalos Sumut
Baca 10 detik
  • Sebanyak 170 rumah rusak akibat cuaca ekstrem di Kota Medan pada Selasa, 18 Agustus 2026 malam.
  • Peristiwa hujan deras dan angin kencang tersebut melanda delapan kecamatan serta 14 kelurahan di wilayah tersebut.
  • Dampak kejadian ini mencakup 197 kepala keluarga atau 630 jiwa yang saat ini masih dalam pendataan BPBD.

SuaraSumut.id - Sedikitnya 170 rumah rusak akibat cuaca ekstrem yang terjadi di Kota Medan, pada Selasa, 18 Agustus 2026 malam.

Jumlah tersebut merupakan data terbaru setelah pihak BPBD kembali melakukan pendataan korban yang terdampak.

"Sebelumnya rumah yang rusak sebanyak 115 unit. Data update per hari ini pukul 06.00 WIB bertambah jadi 170 rumah," kata Kepala BPBD Medan Yunita, melansir Antara, Kamis (20/8/2026).

Cuaca ekstrem yang diakibatkan hujan deras yang disertai angin kencang tersebut melanda 14 kelurahan di delapan kecamatan.

Kecamatan yang terlanda yakni Kecamatan Medan Sunggal, Kecamatan Medan Denai, Kecamatan Medan Amplas, dan Kecamatan Medan Barat.

Lalu, Kecamatan Medan Johor, Kecamatan Medan Perjuangan, Kecamatan Medan Timur dan Kecamatan Medan Helvetia.

"147 rumah rusak ringan, 19 rusak sedang, dan enam rusak berat. Selain itu, dua fasilitas umum atau rumah ibadah juga terdampak," ujarnya.

Saat ini pihaknya bersama pemangku kebijakan terkait terus melakukan berbagai upaya termasuk melakukan pendataan jumlah pengungsi dan mendirikan tenda posko.

"Berdasarkan data sementara yang kami himpun, sedikitnya 197 kepala keluarga atau mencakup 630 jiwa terdampak cuaca ekstrem," katanya.

Load More