SuaraSumut.id - Telkomsel menghadirkan promo paket "Surprise Deal Spesial Idul Fitri" untuk para pelanggan. Melalui promo ini, pelanggan dapat menikmati kuota internet 80GB dengan harga spesial Rp 100.000.
Promo ini tersedia selama periode terbatas, yaitu mulai dari tanggal 25 Maret hingga 3 April 2025. Selain itu, pelanggan juga akan memperoleh bonus tambahan berupa akses gratis ke aplikasi streaming WeTV dan Catchplay+ selama 30 hari.
Pelanggan juga memiliki pilihan lain dengan berbagai paket internet yang sesuai kebutuhan.
General Manager Consumer Business Region Sumbagut Telkomsel Agung E Setyobudi mengatakan, program ini dirancang agar pelanggan dapat menikmati momen kebersamaan dengan keluarga dan sahabat secara lebih maksimal.
"Lewat Surprise Deal Spesial Idul Fitri ini, kami ingin mempermudah pelanggan untuk tetap terhubung dan berbagi kebahagiaan dengan keluarga dan teman selama perayaan Idul Fitri," katanya.
"Kami berharap promo kuota besar dengan harga terjangkau ini semakin mempererat kebersamaan dan membuat momen hari raya menjadi lebih istimewa," ujarnya.
Pelanggan dapat mengaktifkan paket Surprise Deal Spesial Idul Fitri melalui aplikasi MyTelkomsel, panggilan ke 36370#, atau mengunjungi outlet Telkomsel terdekat.
Informasi lebih lengkap mengenai promo ini dapat diakses melalui laman resmi Telkomsel di telkomsel.com/surprisedeal.
Sebelumnya, Telkomsel juga menghadirkan Paket Serbu Sahur yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan selama Ramadan 2025.
Paket ini menawarkan harga lebih hemat, yang dapat digunakan mulai pukul 23.00 hingga 06.00 WIB. Dengan harga Rp 5.000, pelanggan bisa mendapatkan kuota internet hingga mencapai 15GB.
Pelanggan Telkomsel PraBayar dapat mengaktifkan paket ini melalui aplikasi MyTelkomsel atau layanan UMB *363*22#.
Telkomsel juga menawarkan paket internet special Serbu Sahur lainnya selama Ramadan. Di antaranya Paket Internet 7GB (3 hari) Rp 10.000, Paket Internet 12GB (7 hari) Rp 20.000, serta Paket Internet 20GB (30 hari) Rp 30.000.
Internet Jadi Kebutuhan Pokok
Paket internet telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari di era digital saat ini.
Kebutuhan akan internet terus meningkat, mengingat banyak aktivitas yang kini bergantung pada akses digital.
Mulai dari komunikasi, pekerjaan, hiburan, hingga transaksi keuangan, semuanya membutuhkan paket internet.
Berita Terkait
-
Telkomsel Ungkap 361 BTS Sudah Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
-
Muhammad Yusuf Ateh Resmi Jadi Komisaris Telkomsel, Perkuat Strategi 5G dan Transformasi Digital
-
Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri
-
Cara Nonton Piala Dunia 2026 di MAXStream TV, Telkomsel dan TVRI Sediakan Akses Gratis
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan