Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, keseimbangan lingkungan, dan dinamika sosial budaya.
Menurut Bobby, kerusakan kawasan hutan dan sekitarnya, karena berkurangnya jumlah tanaman penopang (keras) dan bisa memicu terjadinya banjir.
"Ya kita inginnya hutan kita tetap tejaga, tetap lestari. Meskipun ada kegiatan masyarakat yang secara hukum memang diperbolehkan. Tetapi kita mengajak masyarakat, setelah dipotong, ayo sama-sama kita tanam lagi," jelas Bobby.
Selain memberikan bibit pohon tanaman keras, Bobby juga meyakinkan masyarakat bahwa Pemprov Sumut menyediakan kebutuhan itu guna menjaga kelestarian alam dan hutan.
"Silakan minta dari Dinas Kehutanan, berapapun kebutuhan akan kita berikan. Karena memang tadi kita lihat sudah terjadi penggundulan," sebut Bobby.
Untuk itu, Bobby mengajak masyarakat, khususnya di kawasan dataran tinggi, mempertimbangkan kembali agar bersedia menjaga kawasan perhutanan dengan penanaman kembali.
Sebelum beranjak, Bobby Nasution menanam pohon mangga di kawasan perhutanan sosial yang dikelola masyarakat. Langkah ini juga sebagai simbol penanaman ribuan pohon oleh Kelompok Tani Hutan (KTH).
Dinas LHK Sumut menyiapkan 2.500 bibit pohon, di antaranya 1.000 pohon durian, 500 bibit alpukat, 500 bibit pohon mangga, 250 batang pohon bambu, dan 250 bibit pohon beringin. Selain itu, Bobby juga membagikan bahan pokok untuk masyarakat setempat sebanyak 75 paket.
Berita Terkait
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Lebaran ke Rumah Bobby Nasution, Raffi Ahmad dan Gigi Kembali Disentil Isu Liar Asal-usul Lily
-
Arus Mudik Membludak, Antrean ke Pelabuhan Gilimanuk Capai 40 Km
-
Banyak Pilihan Genre, 5 Film Bioskop Tayang Lebaran
-
Kemenhub Larang 13 Kapal Modifikasi untuk Angkut Penumpang Saat Mudik
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
BRI Group Perkuat Ekosistem Ultra Mikro Lewat BRILink Agen Mekaar
-
BNI Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematangsiantar
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap