SuaraSumut.id - Sejumlah remaja diduga pelaku tawuran nekat menyerang mobil Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan di Jalan Tol Belmera (Belawan-Medan-Tanjung Morawa), pada Sabtu (3/5/2025) dini hari.
Para remaja diduga tak terima polisi melakukan pembubaran kemudian bertindak mengadang mobil Kapolres, kemudian menyerang dengan melemparkan batu dan mengayunkan senjata tajam ke arah mobil.
AKBP Oloan Siahaan yang melihat hal tersebut kemudian keluar dari dalam mobil dan melakukan penembakan peringatan sebanyak tiga kali ke udara.
"Namun setelah adanya tembakan peringatan, kelompok pemuda tersebut menyerang Kapolres Pelabuhan Belawan dengan menembakkan mercon dan melakukan pelemparan batu," kata Kasubbid Penmas Polda Sumut Kompol Siti Rohani saat dikonfirmasi SuaraSumut.id pada Minggu 4 Mei 2025.
Siti Rohani mengatakan keputusan diskresi tersebut untuk keselamatan diri AKBP Oloan Siahaan. Polisi lalu melakukan tindakan tegas terukur dengan tembakan diarahkan ke bagian kaki sebanyak tiga kali tembakan dalam kondisi penerangan yang kurang terang.
"Selanjutnya meninggalkan lokasi sambil menelpon Waka Polres Pelabuhan Belawan untuk perkuatan dan perbantuan personel," ujar Siti Rohani.
Personel gabungan Polres Pelabuhan Belawan lainnya kemudian turun ke sekitar lokasi penyerangan di Tol Belmera, Kecamatan Medan Belawan. Dalam penyisiran itu petugas mengamankan 20 orang remaja yang diduga sebagai pelaku tawuran.
"Ada 20 orang yang remaja yang diamankan," ujar Siti.
Selain itu, masih kata Siti, dua orang remaja yang diduga pelaku penyerangan mengalami luka tembak. Kedua remaja yakni MS (15) mengalami luka tembak di perut dan B (17) mengalami luka tembak di bagian tangan.
"Keduanya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara," katanya.
Mengapa Belawan Marak Tawuran?
Tawuran warga di Medan Belawan sering terjadi karena beberapa faktor yang saling berkaitan.
Banyak tawuran dipicu oleh masalah sepele seperti saling ejek antar kelompok pemuda atau warga dari gang/kampung berbeda.
Misalnya, insiden pada 2021 dan 2023 menunjukkan bahwa saling ejek menjadi pemicu utama, yang kemudian memicu eskalasi kekerasan.
Tawuran di Belawan sering kali merupakan kelanjutan dari dendam lama antar kelompok atau kampung, seperti antara warga Gudang Arang dan Belawan Lama, atau antar gang seperti Gang Belanak dan Gang Alu-alu.
Tag
Berita Terkait
-
Balita 4 Tahun Kena Peluru Nyasar Tawuran di Medan, KemenPPPA: Ini Ancaman Nyata Bagi Anak
-
Pramono Anung Endus Ada Pihak yang Sengaja Adu Domba Warga Lewat Tawuran
-
Pemprov DKI Imbau Warga Wilayah Rawan Tawuran Saling Jaga dari Provokator
-
Marak Tawuran Lagi di Jakarta, Stres di Pemukiman Padat Picu Emosi Warga?
-
Ini Kata Pemprov DKI soal Usulan Pencabutan Bansos Keluarga Pelaku Tawuran
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
5 Kebiasaan yang Harus Hilang di Tahun 2026
-
Harga Emas Antam Hari Ini Melejit, Cek Rinciannya di Sini
-
Dua Remaja Hanyut di Sungai Deli Serdang, Ditemukan Meninggal Dunia
-
Cara Efektif Mencegah Kabel Listrik Digigit Tikus agar Rumah Terhindar dari Kebakaran
-
Sayuran Cepat Layu? Ini Rahasia Menyimpannya Agar Awet dan Tahan Lama