SuaraSumut.id - Seorang anak meninggal dunia setelah serseret ombak di kawasan Pantai Mon Maneh, Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh.
Korban diketahui bernama Gibran yang merupakan siswa kelas 6 SD Negeri 10, Kecamatan Tangan-Tangan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi pada Minggu 11 Mei 2025.
Awalnya Girban bersama teman-temannya tengah mandi-mandi di pantai tersebut.
Baca Juga:
Kabar Duka! Pendaki Asal Bandung Meninggal Dunia di Gunung Lawu
Kabur Usai Tabrak Pemotor, Sopir Mobil Barang di Aceh Jadi Tersangka
Tiba-tiba ombak datang dan menyeret mereka ke tengah laut.
"Sudah beberapa kali dilarang warga, anak-anak itu tetap mandi, lalu diseret ombak besar ke tengah laut," kata salah seorang warga, Yusuf, melansir Antara, Senin 12 Mei 2025.
Nelayan setempat yang melihat mencoba memberikan pertolongan kepada para korban.
Meskipun berhasil dievakuasi, nyawa Gibran tidak dapat diselamatkan.
Gibran menghembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan menuju Puskesmas Tangan-Tangan di Desa Ie Lhob.
"Setelah dibawa ke Puskesmas Tangan-Tangan, korban dibawa lagi ke RSUD Tengku Peukan oleh keluarganya untuk memastikan ulang nyawa korban," ujar Kapolsek Setia, Ipda Noprizal.
Pantauan di rumah duka, terlihat ratusan warga yang datang untuk menyampaikan belasungkawa.
Sejumlah personel Polsek Setia serta Babinsa juga turut hadir di lokasi untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban.
Baca Juga:
8 Calon Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Tanah Suci
Tips Aman Bermain di Pantai
Berikut beberapa tips aman bermain di pantai agar liburan kamu menyenangkan dan terhindar dari bahaya:
Sebelum Berenang/Bermain di Air
Perhatikan Kondisi Cuaca dan Peringatan
- Selalu cek perkiraan cuaca sebelum pergi ke pantai. Hindari berenang saat ada badai, ombak besar, atau peringatan cuaca buruk lainnya.
- Perhatikan bendera peringatan di pantai. Bendera dengan warna berbeda menunjukkan tingkat bahaya yang berbeda. Cari tahu arti warna-warna tersebut sebelum bermain.
Berenang di Area yang Diawasi
- Selalu berenang di area yang diawasi oleh penjaga pantai (lifeguard).
- Mereka terlatih untuk mengawasi dan memberikan pertolongan jika terjadi masalah.
- Tanyakan kepada penjaga pantai tentang kondisi air, arus, dan potensi bahaya lainnya.
Jangan Berenang Sendirian
- Selalu berenang dengan teman atau anggota keluarga. Jika terjadi sesuatu, ada orang yang bisa membantu atau mencari pertolongan.
Pelajari Cara Mengatasi Arus Balik (Rip Current)
- Arus balik adalah arus kuat yang menarik menjauhi pantai.
Jika kamu terjebak dalam arus balik, jangan panik dan jangan mencoba berenang melawan arus.
Berenanglah sejajar dengan pantai sampai Anda keluar dari arus, kemudian berenanglah kembali ke pantai.
Kenali Kemampuan Diri
- Jangan berenang terlalu jauh jika Anda bukan perenang yang kuat.
Jangan memaksakan diri untuk berenang di luar batas kemampuan Anda.
Gunakan Perlengkapan Keselamatan
- Jika Anda tidak yakin dengan kemampuan berenang Anda, gunakan jaket pelampung.
- Jika Anda bermain selancar atau olahraga air lainnya, gunakan peralatan keselamatan yang sesuai.
Setelah Berenang/Bermain di Air
Bilas Diri dengan Air Bersih
- Setelah berenang di air laut, bilas diri dengan air bersih untuk menghilangkan garam dan pasir.
Periksa Luka
- Periksa apakah ada luka atau goresan akibat terumbu karang atau benda tajam lainnya. Obati luka dengan antiseptik.
Semoga tips ini bermanfaat! Selamat menikmati liburan di pantai dengan aman dan menyenangkan.
Berita Terkait
-
Prabowo, SBY, dan Jokowi Duduk Semeja, Ajudan Ungkap Isi Obrolan Singkat Mereka
-
Kaesang Maju di Dapil Puan, Ganjar: Silakan, Saya Masih Yakin Jateng Kandang Banteng!
-
Pemerintah Mau Sungguh-sungguh Memberantas Korupsi? Gibran: Koruptor Harus Dimiskinkan
-
Gibran Playing Victim Soal Posisi Duduk? Analis: Bersihkan Istana dari Pengaruh Jokowi!
-
Puncak Harlah PKB ke-28 Jadi Ajang Kumpul Elite Politik, Prabowo dan Gibran Juga Hadir
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
BNN Sumut Bongkar Sebuah Rumah di Helvetia, Total 8 Kg Sabu Disita
-
Eks Direktur Pelindo Korupsi Pengadaan Kapal Divonis 5 Tahun Penjara
-
Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan
-
Viral Siswa Seberangi Sungai di Atas Tali, Pemerintah Aceh Desak BNPB Bangun Jembatan
-
2 Anak Medan Ditangkap Kasus Narkoba Lintas Pulau, Modus Kirim Paket Ekspedisi