Berikut ciri-ciri polisi gadungan yang perlu diwaspadai:
- Seragam tidak standar: Warna, jahitan, atau bahan seragam terlihat murahan atau berbeda dari standar resmi kepolisian. Atribut seperti lencana, tanda pangkat, atau emblem sering tidak lengkap atau salah penempatan.
- Menolak menunjukkan identitas resmi: Polisi gadungan biasanya enggan atau menolak menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) jika diminta.
- Beroperasi sendirian: Berbeda dengan polisi asli yang biasanya bertugas berkelompok, polisi gadungan sering beraksi sendiri untuk menghindari kecurigaan.
- Sikap ragu-ragu dan kurang tegas: Mereka cenderung gugup, ragu-ragu, atau terlalu banyak membual tentang pengalaman atau koneksi mereka.
- Meminta uang secara langsung: Polisi gadungan sering meminta uang tunai dengan alasan denda atau "uang damai" tanpa prosedur resmi seperti surat tilang.
- Penggunaan atribut yang tidak sesuai: Sepatu, ikat pinggang, potongan rambut, dan postur tubuh sering tidak sesuai standar kepolisian asli.
- Modus razia palsu: Melakukan razia di lokasi sepi atau waktu malam hari dengan tujuan menipu atau memeras.
- Ketidaksesuaian informasi: Saat ditanya tentang pangkat, lokasi tugas, atau pelatihan, mereka sulit memberikan jawaban yang meyakinkan atau konsisten.
Masyarakat disarankan untuk selalu meminta identitas resmi, tidak memberikan uang secara langsung, dan melaporkan jika menemukan gelagat mencurigakan.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Selidiki Dugaan Pelanggaran Bos West Ham, Polisi Inggris Terima Laporan Tambahan
-
Kantongi 5 Alat Bukti, Bareskrim Polri Jerat Founder PT DSI Sebagai Tersangka Baru
-
Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun Penjara, Ini Fakta Kasus WO yang Rugikan Korban Rp18,44 Miliar
-
Markas Love Scamming di Semarang Digerebek! 604 HP Disita, 4 WN China dan 2 WNI Ditangkap
-
Simak! Ini Modus Baru Penipuan Digital yang Sedang Marak di Indonesia dan Dunia
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan