SuaraSumut.id - Seiring dengan kemajuan pesat teknologi kecerdasan buatan (AI), ancaman kejahatan siber pun semakin meningkat.
Setiap orang berisiko menjadi target, mulai dari individu dalam keluarga hingga organisasi besar tempat kita bekerja.
Guna menanggulangi ancaman ini, penyedia solusi identitas digital Vida memperkenalkan Where’s The Fraud Hub, yang dirancang untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang bahaya penipuan menggunakan teknologi AI.
Niki Luhur, Founder & Group CEO Vida mengatakan, penipuan berbasis AI bukan lagi bayang-bayang masa depan, melainkan ancaman nyata yang tengah kita hadapi.
"Melalui Where's The Fraud Hub, kita menyediakan wawasan real-time, analisis tren, dan dan literasi publik untuk melindungi identitas digital masyarakat," katanya.
Hasil riset Vida menunjukkan 97 persen perusahaan di Indonesia mengalami insiden ATO dalam 12 bulan terakhir, dengan 84 persen di antaranya terkait kerentanan SMS OTP.
Apa Itu Where's The Fraud Hub?
Where's The Fraud Hub adalah inisiatif yang menyediakan:
- White paper, studi kasus, dan data terkini tentang penipuan digital.
- Panduan praktis mendeteksi penipuan berbasis AI.
- Video edukasi publik dan PSA yang mudah dipahami.
"Platform ini bukan sekadar kumpulan informasi, tetapi pusat pembelajaran interaktif yang memungkinkan masyarakat memahami dan mengenali berbagai jenis penipuan digital," kata Niki Luhur.
Tag
Berita Terkait
-
Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara
-
Teknologi AI Bikin Purbaya Lebih Cepat Endus Pakaian Bekas Impor Ilegal
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Dittipideksus Bareskrim Kembali Tahan Satu Tersangka Kasus PT DSI, Ini Sosoknya
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
'Suami Saya Bukan Teroris', Istri Korban Tewas di Kebun Agrinas Labura Minta Pelaku Dihukum Setimpal
-
Libur Sekolah 2026, Penumpang Bandara Kualanamu Diprediksi Capai 376.954 Orang
-
Imigrasi Sumut Gaungkan Semangat 'Imigrasi untuk Rakyat'
-
Bos Tempat Hiburan Malam di Labuhanbatu Ditangkap Saat Liburan ke Bandung, Ini Perannya
-
Biaya dan Minimnya Dorongan Pasar Jadi Kendala UMKM Urus Sertifikasi Halal