SuaraSumut.id - Menyimpan dokumen pribadi seperti KTP dan SIM di galeri ponsel bisa mengundang bahaya pencurian data. Berikut panduan aman melindungi dokumen digital Anda dari ancaman siber.
Di era digital, menyimpan dokumen pribadi dalam bentuk digital adalah hal yang lumrah. Mulai dari KTP, SIM, kartu keluarga, hingga akta kelahiran kini sering difoto dan disimpan di galeri ponsel untuk kemudahan akses.
Namun, kebiasaan ini ternyata berisiko tinggi dan bisa menjadi celah pencurian data pribadi yang sangat berbahaya.
Banyak masyarakat belum menyadari bahwa galeri ponsel bukanlah tempat yang aman untuk menyimpan data sensitif.
Data seperti foto KTP atau SIM bisa dengan mudah diakses oleh aplikasi yang memiliki izin membaca penyimpanan, bahkan tanpa sepengetahuan pengguna. Apalagi jika ponsel terinfeksi malware atau terhubung ke jaringan publik yang tidak aman.
Mengapa Galeri Ponsel Berisiko?
Galeri ponsel tidak dirancang dengan enkripsi tingkat tinggi. Artinya, data yang tersimpan di sana tidak memiliki perlindungan ekstra jika dibandingkan dengan layanan penyimpanan digital yang memiliki fitur keamanan end-to-end encryption.
Data yang bocor bisa dimanfaatkan untuk berbagai aksi kejahatan, mulai dari pemalsuan identitas, penipuan digital, hingga pembukaan akun ilegal atas nama korban.
Langkah Aman Lindungi Data Pribadi
Berikut ini adalah beberapa langkah sederhana namun penting untuk melindungi data pribadi Anda dari risiko kebocoran dan penyalahgunaan:
1. Jangan Simpan Data Sensitif di Galeri Ponsel
Sebaiknya hindari menyimpan dokumen penting seperti KTP, SIM, atau akta lahir di galeri. Jika harus menyimpan, gunakan aplikasi penyimpanan terenkripsi atau brankas digital dengan autentikasi tambahan.
2. Gunakan Platform Penyimpanan Aman
Pilih layanan penyimpanan digital yang terpercaya seperti Google Drive dengan verifikasi dua langkah, OneDrive, atau aplikasi dompet digital yang menyediakan fitur penyimpanan dokumen dengan enkripsi tinggi. Pastikan untuk tidak menyimpan dokumen di platform yang tidak jelas kredibilitasnya.
3. Batasi Akses Aplikasi
Berita Terkait
-
WASPADA! 12 Aplikasi Ini Diduga Bisa Intip Chat WhatsApp Anda, Segera Cek dan Hapus dari HP
-
Banyak Peretas, OJK Perketat Aturan Keamanan Digital di BPR
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Face Recognition Tuai Keraguan Publik, Isu Keamanan Data Jadi Sorotan
-
Waspada Ancaman Digital: Kenali dan Atasi Virus Komputer
-
Registrasi Kartu SIM Berbasis Biometrik Picu Kekhawatiran Keamanan Data Pribadi
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
225 Destinasi Wisata di Aceh Rusak Akibat Bencana
-
Jangan Anggap Sepele Ban Motor! Ini Alasan Harus Ganti Ban Sebelum Liburan Isra Miraj
-
Diskon Tiket Kereta 10 Persen Buat Alumni-Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi, Ini Cara Daftarnya
-
Libur Panjang Isra Miraj, KAI Sumut Sediakan 34.288 Tiket Kereta
-
Pria Aceh Ditangkap Bawa 1,9 Kg Sabu ke Jakarta saat Hendak Naik Pesawat