SuaraSumut.id - Komitmen PT Agung Podomoro Land Tbk. (Agung Podomoro) dalam membangun kawasan yang mendorong kemajuan kota, kembali diwujudkan melalui kolaborasi strategis dengan BINUS University.
Kampus baru BINUS resmi hadir di kawasan Podomoro City Deli Medan, sebagai bagian dari visi jangka panjang untuk menghadirkan ekosistem pendidikan dan inovasi kelas dunia.
Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Tbk. Bacelius Ruru menjelaskan, kehadiran BINUS University menjadi tonggak penting dalam transformasi kawasan Podomoro City Deli Medan sebagai pusat pertumbuhan talenta digital dan kewirausahaan muda yang berdaya saing global.
Kolaborasi ini juga mencerminkan peran Agung Podomoro sebagai pengembang properti yang visioner dengan mengintegrasikan pembangunan properti, nilai sosial, intelektual, dan ekonomi.
"Kami percaya masa depan kota dibangun oleh generasi yang inovatif. Melalui kehadiran BINUS University, kami memperkuat peran Podomoro City Deli Medan sebagai pusat kehidupan modern tempat anak muda bisa tinggal, belajar, berkarya, dan terhubung langsung dengan peluang di era digital," kata Bacelius.
Sebagai kawasan berdaya saing tinggi, Podomoro City Deli Medan kini memadukan fungsi hunian, pendidikan, ruang kreatif, konektivitas digital, dan fasilitas publik dalam satu ekosistem yang saling terintegrasi.
Kerja sama dengan BINUS University memperkuat misi Agung Podomoro dalam menciptakan kawasan yang menjadi pijakan awal bagi Global Digital Preneur generasi pencipta solusi dan inovasi untuk menjawab tantangan masa kini dan masa depan.
"Kami membangun lingkungan yang mampu menghidupkan semangat belajar, semangat berinovasi, dan semangat berkontribusi. Itulah esensi pembangunan berkelanjutan yang selalu diperjuangkan oleh Agung Podomoro," ujar Bacelius.
Mendukung semangat tersebut, Agung Podomoro juga menghadirkan Victory Tower, hunian modern yang dirancang khusus untuk menunjang gaya hidup mahasiswa aktif dan kreatif.
Hunian ini menjadi simbol integrasi antara tempat tinggal dan kebutuhan generasi yakni digital, kolaborasi, akses teknologi, dan ruang untuk bertumbuh.
"Generasi muda hari ini membutuhkan lebih dari sekadar kampus dan tempat tinggal. Mereka butuh platform, ruang hidup yang menyatu dengan semangat digitalisasi, komunitas, dan inkubasi bisnis. Di sinilah peran pengembang menjadi sangat strategis," kata Yenti Lokat, Marketing Director PT Agung Podomoro Land Tbk.
Kehadiran BINUS University juga membuka ruang kolaborasi yang luas, mulai dari event startup, inkubasi bisnis, program mentorship, hingga marketplace kreatif berbasis komunitas kampus.
Semua inisiatif ini akan memperkuat posisi Podomoro City Deli Medan sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Utara.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Agung Podomoro dan BINUS University telah dilakukan pada 7 Desember 2024.
Dengan pembukaan enam jurusan baru pada tahun ajaran ini, kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan kawasan pendidikan dan inovasi yang memperkuat daya saing global dari akar lokal.
Berita Terkait
-
Mahalnya Harga Pendidikan: Ketika Pengorbanan Menjadi Satu-satunya Jalan
-
Ketika Sekolah Gratis Hanya Wacana: Catatan Keprihatinan yang Belum Usai
-
Di Balik Sekolah yang Katanya Gratis, Ada Harga yang Tak Pernah Terlihat
-
Mitos Sekolah Negeri Gratis: Menakar Hidden Cost di Balik Label Favorit
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Stok Beras di Bulog Meulaboh Capai 5 Ton
-
Harga Emas di Pegadaian 26 April 2026, Cek di Sini
-
Hanyut saat Mandi-mandi di Sungai Bingei Langkat, 2 Pelajar Ditemukan Meninggal
-
Ditinggal Jemput Istri ke Medan, Rumah Karyawan BUMN di Simalungun Dibobol Maling
-
BRI Group Perkuat Ekosistem Ultra Mikro Lewat BRILink Agen Mekaar