SuaraSumut.id - Wakil Gubernur (Wagub Sumut), Surya, meminta sebanyak 71 anggota Paskibraka Sumut 2025 untuk menjadi duta anti narkoba di daerah masing-masing. Harapan ini disampaikan usai melepas kepulangan para anggota Paskibraka di Kantor Gubernur Sumut, Senin (18/8/2025).
"Diharapkan para anggota Paskibraka menjadi duta-duta anti narkoba di lingkungan masing-masing," ujar Surya.
Surya menegaskan tugas anggota Paskibraka Sumut 2025 tidak berhenti setelah menjalankan pengibaran dan penurunan bendera pada HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Mereka diminta tetap menjadi pelopor perubahan di masyarakat, khususnya dalam melawan penyalahgunaan narkoba yang disebutnya sebagai ancaman terbesar bagi generasi muda.
"Tantangan terbesar yang dihadapi generasi muda saat ini adalah menghindari mereka dari jeratan penyalahgunaan narkoba," jelas Surya.
Data Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumut menunjukkan kondisi mengkhawatirkan. Dari total penduduk Sumut yang mencapai lebih dari 15,78 juta jiwa, sekitar 1,7 juta orang di antaranya sudah terpapar narkoba.
Menyikapi hal itu, Surya berpesan agar para anggota Paskibraka Sumut 2025 menjadi contoh nyata di lingkungan masing-masing.
"Anak-anakku, jadilah agen perubahan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Apa yang dipelajari selama pelatihan dan tugas kemarin bisa menjadi benteng terhindar dari narkoba. Bantu pemerintah dengan memulai dari teman-teman kalian," tegasnya.
Wagub Surya juga memberikan apresiasi atas semangat, kedisiplinan, dan kekompakan para Paskibraka. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan hadiah buku berjudul Anak Kebon yang berisi kisah perjalanan hidupnya, mulai dari guru, anggota DPRD Asahan, Bupati Asahan, hingga menjabat sebagai Wagub Sumut.
"Pemprov Sumut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras kalian. Terus jaga nilai-nilai Pancasila, kedisiplinan, serta semangat cinta Tanah Air," ujar Surya.
Kepala Kesbangpol Sumut Mulyono menambahkan, 71 anggota Paskibraka Sumut 2025 merupakan putra-putri terbaik dari 33 kabupaten/kota di Sumut. Mereka sukses menjalankan tugas mulia pada upacara pengibaran dan penurunan bendera di Lapangan Astaka, Medan.
Sebagai bentuk penghargaan, Pemprov Sumut memberikan sertifikat, uang saku, dan kesempatan rekreasi ke Pulau Samosir sebelum para anggota kembali ke daerah masing-masing. (Antara)
Berita Terkait
-
Ledakan Guncang Grand Polonia Medan, Lima Rumah Alami Kerusakan
-
Bobby Nasution Siapkan Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Saat Cuaca Buruk
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia
-
BBM Langka Bikin Ekonomi Warga Sumut Terancam Lumpuh
-
Kisah Sukses BRILink Agen Kursumawati, Raih Grand Prize Super BRILink Agen 2025
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas