SuaraSumut.id - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, mengingatkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR Sumut) yang baru, Hendra Dermawan Siregar, untuk tidak mengulangi kesalahan pendahulunya yang tersandung kasus korupsi proyek jalan.
"Jangan korupsi. Apalagi OPD-OPD yang krusial. OPD yang anggarannya membuat tergiur. Jangan lupa diri. Kita di sini bekerja untuk rakyat. Kita bekerja bukan pakai uang kita," ujar Bobby dalam arahannya saat melantik dua pejabat pimpinan tinggi pratama di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (22/8/2025).
Pelantikan ini dilakukan usai pemberhentian tidak hormat terhadap Topan Obaja Putra Ginting, mantan Kepala Dinas PUPR Sumut yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Sumut pada Kamis (26/6/2025).
Topan bersama empat orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap proyek pembangunan dan preservasi jalan.
KPK mengungkapkan Topan Ginting menerima suap senilai Rp 231,8 miliar dari empat proyek pembangunan jalan di lingkungan Dinas PUPR Sumut serta dua proyek di Satker PJN Wilayah I Sumut.
Bobby menegaskan agar Hendra Dermawan menjaga kualitas pengerjaan infrastruktur. “Jangan aspal rusak saat musim hujan. Untuk pengerjaan jangan lewat waktu,” tegasnya.
Selain Hendra, Gubernur Sumut juga melantik Dikky Anugerah Panjaitan sebagai Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Sumut.
Kepada Dikky, Bobby meminta perencanaan pembangunan yang sesuai dengan program pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.
"Kami minta kepada Pak Dikky dalam melaksanakan tugasnya, tolong buat perencanaan. Jangan copy paste, penganggaran juga jangan copy paste. Jangan buat perencanaan tidak berdampak dan tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.
Bobby menegaskan peran Bappelitbang bukan hanya membuat perencanaan, tapi juga memonitor pelaksanaan program seperti enam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang telah dicanangkan Pemprov Sumut. (Antara)
Berita Terkait
-
Terjerat OTT, Wali Kota Madiun Maidi Datangi Gedung Merah Putih KPK
-
Tim Penasihat Hukum Nadiem Makarim: Saksi Jaksa Tidak Punya Fakta, Hanya Opini
-
Pakai Jaket Biru dan Topi Hitam, Wali Kota Madiun Maidi Tiba di KPK Usai Terjaring OTT
-
Kubu Nadiem akan Laporkan 3 Saksi ke KPK, Diduga Terima Duit Panas Chromebook, Siapa Mereka?
-
Panas! Pengacara Nadiem Protes Muka Mengejek Jaksa: Kalau Bikin Kacau Sidang, Kita Hobinya
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana