SuaraSumut.id - Aksi mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumut berakhir ricuh setelah diduga terjadi tindakan kekerasan oleh oknum aparat kepolisian.
Sejumlah mahasiswa mengalami luka-luka, bahkan beberapa di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis.
Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) melalui Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Alwi Hasbi Silalahi mengecam keras tindakan represif aparat yang dianggap mencederai nilai-nilai demokrasi dan kebebasan menyampaikan pendapat.
''Kami mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera mengevaluasi kinerja Kapolda Sumatera Utara. Kekerasan terhadap mahasiswa yang menyuarakan aspirasi adalah pelanggaran hak asasi manusia dan tidak boleh dibiarkan. Negara seharusnya hadir melindungi rakyat, bukan melukai mereka," kata Hasbi Silalahi, Rabu 27 Agustus 2025.
Menurutnya, tindakan represif seperti ini justru memperburuk citra kepolisian di mata publik.
Aparat seharusnya mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis dalam mengawal aksi, bukan menggunakan kekerasan yang mengakibatkan jatuhnya korban.
Oleh karena itu, pihaknya meminta Kapolda Sumut bertanggung jawab atas insiden tersebut dan menindak tegas oknum-oknum yang terlibat.
"Semakin aparat melakukan tindakan represif terhadap mahasiswa, maka darah juang dan gelombang gerakan akan semakin tinggi. Kekerasan tidak akan memadamkan suara kebenaran, justru akan melahirkan perlawanan yang lebih kokoh,"ujarnya.
PB HMI mengingatkan aparat kepolisian di seluruh Indonesia agar selalu menjunjung tinggi profesionalisme, humanisme, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam setiap pengamanan aksi demonstrasi.
Baca Juga: Polda Sumut Bongkar Sindikat Narkoba Antarprovinsi, Sita 10 Kg Sabu-24 Ribu Ekstasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah Medan Bisa Nikmati Promo di Nelayan Restaurant hingga Pagi Sore
-
Kakanwil Pastikan Layanan Imigrasi Lebih Dekat untuk Masyarakat Padangsidimpuan
-
5 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Binjai
-
Pendaki Tewas Dianiaya di Pos Retribusi Gunung Sibayak, Polisi Amankan 9 Orang