SuaraSumut.id - Dr dr H Johny Marpaung MKed(OG) SpOG Subsp-KFM memantapkan hati untuk menjadi calon rektor Universitas Sumatera Utara (USU) periode 2026-2031.
Johny menyerahkan berkas pendaftaran sebagai calon rektor USU di Gedung Majelis Wali Amanat (MWA) USU, Senin 8 September 2025. Berkas diterima Boy Laksamana SH MHum didampingi panitia penjaringan dan pemilihan calon rektor USU.
Johny merupakan satu dari empat calon rektor USU yang menyerahkan berkas pendaftaran. Ada tiga tahapan yang harus dilalui para calon rektor yakni penjaringan, penyaringan dan pemilihan yang dilakukan pada 28 Agustus hingga 25 Agustus 2025.
Dosen Fakultas Kedokteran USU ini menegaskan komitmen mewujudkan asta cita Presiden Prabowo Subianto dengan 'USU Gemilang' yang menjadi visi dan misi.
Secara rinci, ia menjabarkan dan mengaktualisasikan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang bisa dipelopori dan dilakukan sivitas akademika USU.
Terutama asta cita keempat untuk pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan akses terhadap teknologi. Demikian pula dengan asta cita pembangunan dari desa dan pemerataan ekonomi serta asta cita toleransi beragama.
Johny mengaktualisasikan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto ini dalam visi dan misi rektor USU yang dirangkum dalam konsep 'USU Gemilang'.
G berarti Gerakan Inovasi dan Green Campus (Mewujudkan kampus berkelanjutan yang ramah lingkungan, mendukung ekonomi hijau dan menjadi pusat inovasi yang relevan dengan kebutuhan nasional dan global).
E berarti Edukasi Berkualitas untuk Semua (Memberikan pendidikan tinggi berkualitas, inklusif, merata dan berbasis teknologi digital agar semua lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk maju). M berarti Masyarakat Berdaya dan Mandiri (Melaksanakan pengabdian yang memberdayakan desa dan komunitas melalui teknologi tepat guna, UMKM berbasis inovasi dan pelatihan global).
I berarti Integrasi Riset dan Industri (Menghubungkan hasil riset dengan dunia usaha dan industri untuk meningkatkan daya saing ekonomi, ketahanan pangan dan kemandirian teknologi). L berarti Luhur dalam Tata Kelola (Membangun tata kelola universitas yang transparan, akuntabel dan berintegritas tinggi selaras dengan prinsip good governance).
A berarti Akselerasi Gemilang (Mendorong transformasi digital di seluruh aspek akademik, administrasi dan layanan publik kampus untuk menciptakan ekosistem pendidikan modern). N berarti Nasionalisme dan Moderasi (Memperkuat rasa cinta tanah air, toleransi dan moderasi beragama sebagai fondasi persatuan dalam keragaman). G berarti Global Partnership dan Recognition (Membangun jejaring kerja sama internasional untuk riset, pertukaran pelajar dan publikasi bereputasi global).
Dirinya berterima kasih atas dukungan semua pihak pada proses pendaftaran menjadi rektor USU tersebut.
"Kita ingin ada perubahan agar USU lebih baik terutama dengan penelitian lebih banyak dan laboratorium lebih baik. Kita juga ingin menyejahterakan tenaga kependidikan di USU," katanya.
Dirinya menekankan pihaknya tidak lagi memfokuskan pada pembangunan fisik.
"Lulusan USU harus lebih aplikatif, berdaya guna, berdaya saing dan siap pakai. Untuk mewujudkan ini, kita harus memiliki tim yang baik untuk bekerja bersama-sama," katanya.
Berita Terkait
-
Habis Kesabaran, KPK Ancam Jemput Paksa Rektor USU yang Mangkir Pemeriksaan
-
Ngotot Periksa Rektor USU, KPK Sebut Muryanto Amin Masuk 'Circle' Bobby Nasution dan Topan Ginting
-
Daftar Kampus Terbaik di Medan, Peringkat dan Akreditasi Terbaru 2025
-
Jokowi Diduga DO dari UGM? Profesor Ini Mengaku Siap Minta Maaf Jika Salah
-
Misteri Kematian Calon Pramugari di Asrama, Luka Lebam Sampai Surat Kematian yang Aneh Jadi Sorotan
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas
-
Bebas Produk Tiruan! Beli Masker Wajah Skintific Original di Blibli