- Makan tepat waktu dengan porsi yang terkontrol dapat membantu tubuh mendapatkan nutrisi sekaligus menurunkan berat badan
- Olahraga membantu membakar kalori, sehingga penurunan berat badan lebih efektif.
- Kurang tidur memengaruhi hormon pengatur rasa lapar dan kenyang
SuaraSumut.id - Diet bisa membuat berat badan turun jika dilakukan dengan cara yang benar dan konsisten. Berat badan turun terjadi ketika asupan kalori lebih sedikit dari kalori yang dibakar tubuh. Ini bisa dicapai dengan mengatur pola makan dan meningkatkan aktivitas fisik.
Makan tepat waktu dengan porsi yang terkontrol, memperbanyak konsumsi sayur, buah, protein, dan karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau roti gandum dapat membantu tubuh mendapatkan nutrisi sekaligus menurunkan berat badan.
Olahraga membantu membakar kalori, mempercepat metabolisme, dan menjaga massa otot saat diet sehingga penurunan berat badan lebih efektif. Namun, bagaimana jadinya bila sudah diet tapi berat badan tidak turun?
Berikut adalah 5 penyebab berat badan tidak turun meski sudah diet berdasarkan berbagai sumber terpercaya:
1. Kurang Makan
Mengurangi kalori secara berlebihan justru bisa membuat tubuh masuk "mode kelaparan" yang memperlambat metabolisme dan proses pembakaran kalori. Tubuh jadi hemat energi sehingga berat badan sulit turun.
2. Masih Kurang Gerak / Terlalu Banyak Duduk
Kurang aktivitas fisik membuat tubuh tidak memproduksi enzim penting untuk metabolisme lemak, sehingga pembakaran kalori berkurang walau sudah diet.
3. Konsumsi Gula dan Makanan Tidak Sehat Masih Sering
Masih sering mengonsumsi gula atau makanan manis, juga menghindari makanan tertentu tapi menggantinya dengan makanan tidak sehat lain, bisa menjadi penyebab berat badan susah turun.
4. Kurang Tidur
Kurang tidur memengaruhi hormon pengatur rasa lapar dan kenyang, sehingga mendorong makan berlebihan dan melemahkan metabolisme.
5. Stres
Stres meningkatkan hormon kortisol yang dapat memicu rasa lapar berlebih dan keinginan makan makanan tidak sehat, sehingga menghambat penurunan berat badan.
Penyebab-penyebab ini dapat saling berinteraksi dan menghalangi efektivitas diet meski sudah menjalani usaha penurunan berat badan secara disiplin.
Berita Terkait
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Ratusan Warga Antusias Ikuti Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sunrise Mall Mojokerto
-
Para Ahli Gizi Indonesia Dorong Inovasi Program Hidup Lebih Sehat
-
Fokus Pemulihan Kesehatan, Moka ILLIT Kembali Hiatus dari Kegiatan Grup
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Imigrasi Sumut Gandeng Pemkab Langkat, Layanan Keimigrasian Segera Lebih Dekat ke Warga
-
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Tiga Kendaraan di Dairi, 2 Bocah Tewas Terlindas
-
15 Nama Lolos Wawancara Calon Anggota Komisi Informasi Sumut, Ini Daftarnya
-
Polisi Tahan Satu Tersangka Lagi Kasus Penganiayaan Maut di Siantar, Mobil Ormas Ikut Diamankan
-
Stok Beras Aceh Tembus 123 Ribu Ton, Bulog Pastikan Aman hingga Awal 2027