Suhardiman
Selasa, 09 September 2025 | 15:51 WIB
Ilustrasi seseorang yang sedang menimbang berat badan di atas timbangan, tampak bingung meski sudah berusaha diet dan olahraga. [Gemini AI]
Baca 10 detik
  • Makan tepat waktu dengan porsi yang terkontrol dapat membantu tubuh mendapatkan nutrisi sekaligus menurunkan berat badan
  • Olahraga membantu membakar kalori,  sehingga penurunan berat badan lebih efektif.
  • Kurang tidur memengaruhi hormon pengatur rasa lapar dan kenyang
[batas-kesimpulan]

SuaraSumut.id - Diet bisa membuat berat badan turun jika dilakukan dengan cara yang benar dan konsisten. Berat badan turun terjadi ketika asupan kalori lebih sedikit dari kalori yang dibakar tubuh. Ini bisa dicapai dengan mengatur pola makan dan meningkatkan aktivitas fisik.

Makan tepat waktu dengan porsi yang terkontrol, memperbanyak konsumsi sayur, buah, protein, dan karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau roti gandum dapat membantu tubuh mendapatkan nutrisi sekaligus menurunkan berat badan.

Olahraga membantu membakar kalori, mempercepat metabolisme, dan menjaga massa otot saat diet sehingga penurunan berat badan lebih efektif. Namun, bagaimana jadinya bila sudah diet tapi berat badan tidak turun?

Berikut adalah 5 penyebab berat badan tidak turun meski sudah diet berdasarkan berbagai sumber terpercaya:

1. Kurang Makan

Mengurangi kalori secara berlebihan justru bisa membuat tubuh masuk "mode kelaparan" yang memperlambat metabolisme dan proses pembakaran kalori. Tubuh jadi hemat energi sehingga berat badan sulit turun.

2. Masih Kurang Gerak / Terlalu Banyak Duduk

Kurang aktivitas fisik membuat tubuh tidak memproduksi enzim penting untuk metabolisme lemak, sehingga pembakaran kalori berkurang walau sudah diet.

3. Konsumsi Gula dan Makanan Tidak Sehat Masih Sering

Masih sering mengonsumsi gula atau makanan manis, juga menghindari makanan tertentu tapi menggantinya dengan makanan tidak sehat lain, bisa menjadi penyebab berat badan susah turun.

4. Kurang Tidur

Kurang tidur memengaruhi hormon pengatur rasa lapar dan kenyang, sehingga mendorong makan berlebihan dan melemahkan metabolisme.

5. Stres

Stres meningkatkan hormon kortisol yang dapat memicu rasa lapar berlebih dan keinginan makan makanan tidak sehat, sehingga menghambat penurunan berat badan.

Penyebab-penyebab ini dapat saling berinteraksi dan menghalangi efektivitas diet meski sudah menjalani usaha penurunan berat badan secara disiplin.

Load More