SuaraSumut.id - UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) merupakan tulang punggung perekonomian. Kontribusinya bukan hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi lokal.
Namun, banyak pelaku UMKM masih mengandalkan promosi offline, seperti spanduk atau mulut ke mulut, yang memiliki keterbatasan jangkauan.
Padahal, di era digital saat ini, digital marketing bisa membuka peluang lebih besar. Dengan strategi yang tepat, produk UMKM tidak hanya dikenal, tetapi bisa menembus pasar nasional bahkan internasional.
Berikut langkah-langkah konkret agar UMKM bisa memanfaatkan kekuatan digital marketing untuk mengembangkan usaha.
1. Optimalkan Media Sosial
Platform seperti Instagram, Facebook, dan TikTok adalah senjata utama untuk promosi. Mengingat mayoritas generasi milenial dan Gen Z aktif di media sosial, UMKM Medan harus memanfaatkannya secara maksimal.
- Buat konten visual yang menarik (foto dan video pendek).
- Gunakan caption yang persuasif dan relevan dengan audiens lokal.
- Terapkan strategi hashtag lokal seperti #UMKMMedan, #KulinerMedan, atau #ProdukMedan untuk meningkatkan jangkauan.
- Rutin berinteraksi dengan followers melalui komentar, story, atau live streaming.
2. Daftar di Marketplace Nasional
Selain media sosial, marketplace adalah kanal yang memberikan akses luas ke jutaan konsumen.
Manfaat yang bisa diperoleh UMKM:
- Fitur gratis ongkir untuk menarik pembeli.
- Voucher diskon untuk meningkatkan transaksi.
- Iklan berbayar (ads) untuk memperbesar eksposur produk.
Dengan optimasi yang tepat, produk lokal bisa bersaing dengan brand besar.
3. Manfaatkan SEO dan Google Business Profile
Agar produk UMKM mudah ditemukan, pelaku usaha harus memahami SEO (Search Engine Optimization) sederhana. Beberapa langkah yang bisa diterapkan:
- Gunakan judul produk yang jelas dan sesuai kata kunci (contoh: "Bolu Meranti Medan Original").
- Tambahkan deskripsi detail tentang bahan, keunggulan, dan manfaat produk.
- Gunakan kata kunci lokal seperti “oleh-oleh khas Medan” atau “kopi Sumut” agar produk muncul di hasil pencarian Google.
Selain itu, daftarkan usaha di Google Business Profile (Google Maps). Dengan begitu, konsumen lokal lebih mudah menemukan lokasi toko, jam operasional, dan nomor kontak.
4. Kolaborasi dengan Influencer Lokal
Medan memiliki banyak influencer dan content creator yang dipercaya oleh audiens mereka. Kolaborasi ini bisa menjadi strategi promosi efektif dengan biaya relatif terjangkau.
Berita Terkait
-
BNI Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor
-
Suntikan Rp200 Triliun ke Perbankan: Benarkah Rakyat Ikut Terbatu?
-
Pelaku UMKM Bisa Gunakan Fitur Ini di GoPay untuk Kelola Keuangan
-
BSI Gelontorkan Pembiayaan Rp 51,78 T ke UMKM Hingga November 2025
-
Konsisten Berdayakan Desa, BNI Raih Penghargaan Hari Desa Nasional 2026
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja