- Bersihkan dan rebus jengkol hingga lunak
- Masukkan santan, bumbu halus, dan jengkol rebus
- Agar jengkol tidak terlalu bau, rebus dengan air berulang kali
SuaraSumut.id - Rendang selalu identik dengan daging sapi, tapi tahukah kamu kalau ada versi unik yang tak kalah lezat? Ya, rendang jengkol!
Hidangan ini populer di kalangan pecinta kuliner Nusantara, terutama mereka yang menyukai sensasi rasa pedas gurih khas Padang dengan aroma harum jengkol yang kuat.
Bahan-Bahan Rendang Jengkol
Sebelum masuk ke cara memasak, pastikan semua bahan tersedia.
Bahan utama:
- 500 gr jengkol, direbus hingga empuk
- 900 ml santan kental
- 5 lembar daun jeruk
- 1 batang serai, digeprek
- 1 lembar daun kunyit
- 1 sdt garam
Bumbu halus:
- 8 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 10 buah cabai merah
- 2 cm jahe
- 1 sdt cabai bubuk
Cara Membuat Rendang Jengkol
Ikuti langkah-langkah ini agar hasil rendang jengkol empuk, gurih, dan tidak amis:
- Rebus jengkol: Bersihkan dan rebus jengkol hingga lunak. Bisa ditambah daun salam agar aroma lebih wangi.
- Haluskan bumbu: Gunakan blender atau ulekan untuk mencampur semua bumbu halus.
- Siapkan wajan besar: Masukkan santan, bumbu halus, dan jengkol rebus.
- Tambahkan rempah: Masukkan daun jeruk, daun kunyit, serai, dan garam.
- Masak perlahan: Aduk santan agar tidak pecah, gunakan api kecil.
- Keringkan kuah: Biarkan kuah menyusut hingga berubah warna kecokelatan.
- Matikan api: Setelah bumbu meresap sempurna, angkat dan sajikan.
Agar jengkol tidak terlalu bau, rebus dengan air berulang kali dan tambahkan sedikit kopi bubuk atau daun salam.
Tips Anti Gagal Rendang Jengkol
- Gunakan santan kental segar agar rasa lebih gurih.
- Masak dengan api kecil untuk menghasilkan tekstur rendang yang pekat.
- Jangan terburu-buru, rendang semakin enak bila dimasak lama.
- Tambahkan cabai rawit kalau suka lebih pedas.
Manfaat Jengkol untuk Kesehatan
Selain rasanya yang khas, jengkol juga kaya nutrisi. Kandungan proteinnya mendukung pembentukan otot, seratnya membantu pencernaan, dan zat besinya baik untuk mencegah anemia. Namun, konsumsinya tetap harus bijak karena mengandung asam jengkolat.
Sajian Pendamping yang Pas
- Rendang jengkol semakin nikmat bila disajikan dengan:
- Nasi hangat pulen
- Sambal ijo khas Padang
- Lalapan segar seperti timun dan kemangi
Tag
Berita Terkait
-
Menelusuri Ruang Kreasi dan Uji Coba di Balik Lahirnya Inovasi F&B Modern
-
Wajib Coba, Food Avenue Baru di Bogor Tawarkan Surga Kuliner Ramadan: Dari Soto Hingga Bakso!
-
5 Tips Mengatasi Pusing saat Puasa agar Ibadah Tetap Lancar dan Produktif
-
5 Tips Berbuka Puasa agar Tidak Begah, Perut Nyaman Tarawih Aman
-
Salat Tarawih tapi Bolak-Balik Pipis? Ini Saran Dokter Atasi Beser saat Ibadah
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Isi Lengkap Surat Edaran Wali Kota Medan Rico Waas soal Daging Babi yang Picu Protes
-
8 Cara Konsisten Baca Al-Qur'an Selama Ramadan
-
Angka Kemiskinan Sumut 7,24 Persen, Masuk 17 Terendah di Indonesia
-
Play-Ins FFNS 2026 Spring: 36 Tim Perebutkan 9 Tiket Menuju Grand Finals
-
Ekosistem Batang Toru dalam Sorotan: Revisi Tata Ruang, Dorongan KSN, dan Zona Merah