- Polisi mengalami kericuhan saat menggerebek pengedar narkoba di Jalan Multatuli, Medan, pada Jumat, 29 Mei 2026.
- Warga melempari petugas dengan batu dan melakukan perlawanan fisik hingga menyebabkan terduga pengedar narkoba berhasil melarikan diri.
- Polda Sumut mengamankan enam orang positif narkoba yang terlibat penyerangan dan kini masih memburu sang terduga pengedar.
SuaraSumut.id - Sebauh video yang memperlihatkan aksi ricuh saat polisi melakukan penangkapan terduga pelaku narkoba di Jalan Multatuli, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, viral di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar tampak sejumlah personel kepolisian berpakaian preman tengah melakukan penangkapan di sebuah gang sempit. Di lokasi juga terlihat dua unit sepeda motor yang diduga milik petugas.
Situasi mendadak memanas ketika sejumlah warga dari jarak sekitar 50 meter mulai melempari polisi menggunakan batu dan benda keras lainnya.
Aksi pelemparan itu terus berlangsung meski petugas sempat mengacungkan senjata api untuk membubarkan massa. Kericuhan semakin tak terkendali hingga lemparan batu mengenai rumah warga sekitar.
"Woi, udah, udah, hancur rumah ku," teriak warga dalam video itu, dilihat Jumat, 29 Mei 2026.
Tak hanya pelemparan, beberapa warga yang berada dekat lokasi penangkapan juga disebut melakukan perlawanan secara langsung.
Dalam video tampak aksi saling pukul sempat terjadi hingga membuat petugas kewalahan menghadapi situasi. Akibat situasi itu, seorang pria yang sudah ditangkap lepas dari cengkraman polisi.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Andy Arisandi mengatakan, operasi tersebut berkaitan dengan pengungkapan kasus narkoba jenis sabu-sabu.
Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 3 gram sabu, timbangan, sekop, uang, serta dompet.
"Anggota mendapat perlawanan dari warga sekitar dilempari batu, kemudian terjadi perlawanan dari tersangka utama yang kami amankan, lepas," katanya.
Menurutnya, setelah kejadian itu polisi langsung mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang melakukan penyerangan terhadap aparat. Alhasil, 6 orang diamankan petugas.
"Hasil pemeriksaan urine terhadap keenamnya, semua positif narkoba," ungkapnya.
Sementara itu, terduga pengedar narkoba yang menjadi target utama penangkapan disebut masih buron dan kini dalam pengejaran aparat kepolisian.
"Kami minta yang bersangkutan menyerahkan diri menjalani tanggung jawab hukum," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Kemarahan Dedi Mulyadi ke Warga Ciamis Viral ke Internasional: Gubernur Naik Pitam
-
Viral Kain Putih Mirip Bendera Israel Berkibar di Desa Lamongan
-
Rela Antre Berjam-jam di Tempat Viral: Ketika FOMO Mengalahkan Logika
-
Apa Sebenarnya yang Dilakukan Greenpeace? Viral Bentangkan Spanduk di Bundaran HI
-
Viral Gaya Jagoan Briptu Asky Rizal Ajudan Rudy Masud Jatuhkan Ponsel dan Tantang Mahasiswa
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kodam Benarkan Prajurit TNI dari Kodim Langkat Ditangkap Terkait 47 Kg Sabu di Pekanbaru
-
Sambut HUT ke-131, BRI Perkuat Komitmen Memajukan Negeri
-
BNNP Sumut Gerebek Toko Roti di Medan Diduga Edarkan Sabu, 1 Orang Ditangkap
-
Mahasiswa ISTP Diajak Memahami Praktik Tambang yang Bertanggung Jawab
-
Sindikat Judi Online Kamboja di Medan Dibongkar, 5 Orang Ditangkap