- Kebutuhan finansial semakin kompleks di tengah kondisi perekonimian saat ini
- Dibutuhkan kemampuan pengelolaan keuangan yang baik dimulai dari sedini mungkin
- Memiliki proteksi kesehatan dari produk asuransi kesehatan yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi
SuaraSumut.id - Di tengah kondisi perekonomian saat ini, kebutuhan finansial semakin kompleks. Kini, yang menjadi prioritas tidak lagi sebatas kebutuhan dasar seperti sandang, pangan, dan papan, tetapi juga perlindungan jiwa, kesehatan, dana pendidikan, cicilan rumah, hingga tabungan pensiun.
Sehingga untuk menghindari risiko finansial di masa depan, dibutuhkan kemampuan pengelolaan keuangan yang baik dimulai dari sedini mungkin. Termasuk dengan cara menjaga pengeluaran tidak terduga lainnya seperti untuk biaya perawatan dan pemulihan ketika jatuh sakit.
Selain menyiapkan dana darurat, opsi lainnya adalah memiliki proteksi kesehatan dari produk asuransi kesehatan yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi.
Asuransi kesehatan sering kali dianggap sebagai penyelamat bagi para Tertanggungnya di saat-saat genting. Namun, ada hal utama yang harus diperhatikan ketika ingin memiliki produk asuransi kesehatan, yaitu nasabah harus memahami isi dari Polis asuransi yang dibelinya, termasuk poin-poin yang menjelaskan mengenai manfaat, biaya, risiko, fitur tambahan dan Pengecualian Polis atau kondisi tertentu yang tidak ditanggung oleh perusahaan asuransi.
Lalu mengapa memahami isi Polis menjadi begitu penting bagi nasabah? Dengan membaca dan memahami syarat dan ketentuan yang tertulis di dalam Polis, ketika di kemudian hari nasabah mengajukan klaim, perusahaan asuransi dapat dengan mudah melakukan proses pengajuan klaim, karena telah memenuhi syarat dan ketentuan yang diatur di dalam Polis. Hal ini karena Polis asuransi adalah kontrak yang mengikat nasabah dengan perusahaan asuransi.
Di dalamnya terdapat syarat dan ketentuan yang mengatur hak serta kewajiban dari masing-masing pihak. Polis ini mencakup berbagai aspek seperti cakupan manfaat perlindungan, biaya, risiko, fitur Polis, jumlah premi yang harus dibayarkan beserta jadwal pembayarannya, prosedur klaim, hingga hal-hal yang dikecualikan.
Setiap Polis asuransi memiliki ketentuan yang berbeda, tergantung pada jenis produk yang dipilih, di mana salah satu bagian paling krusial dalam Polis adalah klausul yang mengatur mengenai Pengecualian, yang berisi daftar kondisi atau situasi tertentu yang tidak ditanggung oleh perusahaan asuransi, seperti penggunaan obat-obatan terlarang atau konsumsi alkohol secara berlebihan yang dapat menyebabkan munculnya gangguan kesehatan dalam jangka panjang atau kecelakaan.
Sebagai contoh, jika saat verifikasi klaim ditemukan bahwa tertanggung memiliki riwayat meminum alkohol yang tidak disampaikan saat pengajuan, dan/atau pemulihan Polis, dan/atau perubahan major, perusahaan akan melakukan analisa ulang risiko (re-underwriting). Hal ini dapat menyebabkan perubahan kondisi pada Polis, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi keputusan klaim, termasuk penyesuaian manfaat polis atau penolakan klaim.
Tidak hanya itu, beberapa kondisi yang tidak ditanggung oleh asuransi antara lain Diagnosis penyakit atau kondisi nasabah tidak termasuk dalam hal yang ditanggung dalam polis; klaim yang terjadi dalam masa tunggu/periode pengecualian polis untuk penyakit-penyakit tertentu, kematian akibat perang atau tindakan teroris dalam beberapa kondisi tertentu, cedera atau kerugian yang dialami oleh tertanggung akibat keterlibatan tertanggung dalam tindak pelanggaran hukum.
Tindak kejahatan atau aktivitas kriminal, kelainan bawaan, cacat lahir, kelainan/keterlambatan perkembangan atau penyakit keturunan (hereditary disease) baik yang diketahui ataupun tidak diketahui sebelum pengajuan klaim; perawatan kecantikan atau operasi plastik yang tidak terkait dengan medis, dll.
Pentingnya pemahaman poin Pengecualian yang tertera dalam Polis sejak pembelian produk asuransi ini dapat menghindari kesalahpahaman dalam pengajuan klaim dan memastikan mengelola keuangan dengan lebih efektif dan efisien, sehingga proteksi dari produk asuransi dapat dirasakan secara optimal.
Nasabah juga perlu memperhatikan kondisi medis yang sudah ada sebelum polis issued atau manfaat berlaku, baik yang sudah diketahui maupun tidak, yang sudah dilakukan Diagnosis atau belum maupun yang sudah mendapat pengobatan atau belum.
Lebih lanjut mengenai poin Pengecualian yang perlu diperhatikan oleh nasabah adalah bahwa produk asuransi menyediakan proteksi atau perlindungan untuk menghadapi risiko kehidupan yang mungkin terjadi, bukan untuk perlindungan dari hal-hal yang sengaja dilakukan.
Oleh karena itu, di samping terus menggencarkan edukasi melalui literasi keuangan dan asuransi, Prudential Indonesia senantiasa mengimbau kepada nasabah untuk mempelajari isi polis secara seksama dengan memanfaatkan free-look period (biasanya 14 hari kalender) atau masa mempelajari Polis yang diberikan oleh perusahaan asuransi.
Selama periode tersebut, apabila nasabah tidak setuju dengan ketentuan yang ada di polis, maka nasabah dapat membatalkan polis tersebut dan premi yang telah dibayarkan akan dikembalikan setelah dikurangi dengan biaya-biaya yang timbul sehubungan dengan penerbitan polis, termasuk biaya pemeriksaan kesehatan yang ditetapkan oleh perusahaan (jika ada).
Berita Terkait
-
Serangan Siber Terus Meningkat, Perlindungan Data Pribadi Tak Bisa Lagi Hanya Andalkan Teknologi
-
AAJI: PSAK 117 Bikin Laporan Keuangan Asuransi Lebih Transparan dan Mudah Dipahami
-
Shepreneur Learning Series Bekali Perempuan Wirausaha Soal Keamanan Data
-
Streamlining BUMN Asuransi Digeber, IFG Mulai Susun Dasar Hukum Pemecahan Perusahaan
-
LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa
-
81 Tahun Indonesia Merdeka: Kondisi Jalan di Deli Serdang Sumut Kupak-kapik, Belum Merdeka?
-
Bamsoet Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Hari Damai Aceh
-
BNPB Instruksikan 8 Langkah Penanganan Gempa M 7,7 di NTT
-
Bayi Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Aceh Timur, BKSDA Ungkap Dugaan Penyebabnya