- Kota Medan dan sejumlah wilayah Sumatera Utara diperkirakan diguyur hujan pada sore hingga malam hari.
- BMKG mengingatkan potensi banjir, longsor, dan angin kencang akibat hujan di daerah pegunungan dan lereng.
- Gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan sekitar Kepulauan Nias dan Batu.
SuaraSumut.id -
Kota Medan dan beberapa wilayah di Sumatera Utara (Sumut), diprediksi diguyur hujan hari ini, Senin 6 Oktober 2025. Hujan berpotensi turun pada sore hingga malam hari.
"Waspada potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pegunungan, lereng timur, dan lereng barat yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologis berupa banjir, longsor serta angin kencang," kata Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan Putri Diana melansir Antara.
Secara umum, pagi ini cuaca rata-rata berawan dan berpotensi hujan ringan di wilayah Nias Selatan dan Labuhan Batu.
Siang hingga sore hari juga berawan dan berpotensi hujan ringan di beberapa wilayah di Sumatera Utara.
Hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Tiba, Simalungun, Labuhanbatu Utara, Langkat, Labuhan Batu, Labuhanbatu Selatan, dan Asahan.
Pada malam hari masih berpotensi hujan ringan, seperti di Padanglawas Utara, Samosir, Serdang Bedagai.
Lalu Simalungun, Labuhanbatu Utara, Langkat, Medan, Labuhanbatu Selatan, Pematang Siantar, Asahan, Deli Serdang, Karo, Binjai, dan Toba.
Suhu udara rata rata 14 hingga 33 derajat Celcius, kelembaban udara 65 hingga 98 persen, dan angin bertiup dari selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3-6 km per jam.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Rizky Putra mengatakan, sejumlah perairan di Sumut pada 5 hingga 8 Oktober 2025 berpotensi diterjang gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter.
Gelombang tinggi dapat terjadi di perairan barat Sumatera Utara, perairan Kepulauan Batu, Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, perairan timur Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Nias, dan perairan barat Kepulauan Batu.
Berita Terkait
-
Wawancara Eksklusif Idgitaf: Belajar Mencintai, Meski Hujan Belum Reda
-
Kemarau Panjang dan Karhutla, MUI Ajak Umat Islam Salat Istisqa Minta Hujan
-
Sarawak Operasi Hujan Buatan Usai Kualitas Udara Masuk Level Berbahaya karena Kebakaran Hutan
-
Berharap Hujan Segera Turun, Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Istisqa
-
Arkeolog Temukan Ribuan Struktur Misterius Suku Aquiry yang di Hutan Amazon
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
BRI Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda Lewat Lampung Financial Festival 2026
-
41 Penerbangan di Kualanamu Dibatalkan Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
TNI AL Gagalkan Dugaan Pencurian Avtur Bandara Kualanamu di Deli Serdang
-
26 Penerbangan Kualanamu-Jakarta Batal Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
Lima Parpol di DPRD Sepakati Wacana Memakzulkan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu