- PT RSK menyalurkan bantuan pendidikan dan ekonomi kepada Desa Pangkatan dan Desa Sennah.
- Sebanyak 32 paket Bag-To-School dibagikan untuk siswa SD, SMP, dan SMA di dua desa tersebut.
- Asian Agri juga mendorong pengembangan UMKM agar masyarakat lebih mandiri dan berdaya saing.
SuaraSumut.id - PT Rantau Sinar Karsa-Pangkatan (PT RSK), salah satu unit bisnis dari Asian Agri, kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Kali ini, perusahaan menyalurkan bantuan pendidikan dan ekonomi alternatif kepada dua desa binaan, yaitu Desa Pangkatan dan Desa Sennah, di Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu.
Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Kantor Camat Pangkatan pada 3 Oktober 2025.
Regional Head Sumatra Utara Asian Agri, Herman Sembiring menyampaikan, kegiatan ini adalah penggambaran pilar kedua yang berfokus pada upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan akses pendidikan yang lebih baik dan pengembangan UMKM agar mandiri dan berdaya saing.
"Kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk membuka masa depan. Bantuan kami ini bukanlah sekedar barang melainkan simbol dorongan bagi anak-anak kita bersemangat. Bagi kami, pendidikan adalah investasi mulia untuk membentuk fondasi kokoh demi masa depan yang lebih baik," katanya.
Sebanyak 32 paket bantuan pendidikan melalui program Bag-To-School telah disalurkan di Desa Pangkatan dan Desa Sennah.
Rinciannya 14 paket untuk siswa Sekolah Dasar (SDN), 10 paket untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 8 paket untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).
Paket ini berisi tas sekolah berkualitas, perlengkapan alat tulis, seragam dan sepatu, sebagai bentuk dukungan nyata Asian Agri terhadap pendidikan anak-anak.
Asian Agri juga aktif mendorong pengembangan UMKM. Sebelumnya, perusahaan telah mengadakan sosialisasi untuk membantu masyarakat mengidentifikasi komoditas yang sesuai dengan kebutuhan pasar sekaligus menggali potensi desa, disertai dengan pembekalan strategi bisnis yang relevan.
Camat Pangkatan, Datar Sirait, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Asian Agri melalui PT RSK.
"Kami juga melihat dukungan ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik melalui pendidikan maupun pemberdayaan ekonomi," ujarnya.
Melalui program Bag-To-School tahun ini, Asian Agri akan menyalurkan sebanyak 265 paket bantuan pendidikan di 5 desa di Sumatra Utara.
Rincian bantuan tersebut terdiri dari 140 paket untuk siswa SD, 75 paket siswa SMP, dan 50 paket untuk siswa SMA. Selain itu, bantuan juga mencakup dukungan pengembangan UMKM kepada 5 kelompok usaha.
Berita Terkait
-
Gegara Bobby Nasution Tak Dipanggil, Boyamin MAKI Temui Dewas KPK Bawa Bukti Rekaman Sidang
-
Pemerintah Pusat Puji Gerak Cepat Gubernur Bobby Nasution Bangun Huntap Korban Bencana
-
Gubernur Bobby Nasution Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana hingga 31 Desember 2025
-
Mensos Salurkan Santunan Rp15 Juta bagi Ahli Waris Korban Bencana di Sibolga
-
Anjing Pelacak K-9 Dikerahkan Cari Korban Tertimbun Longsor di Sibolga-Padangsidimpuan
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana