- Seorang pelajar di Medan menjadi korban begal di Jalan Sudirman.
- Pelaku beraksi dekat Pos Polisi tanpa rasa takut dan membawa kabur motor korban.
- Warga Medan kini semakin khawatir dengan meningkatnya kejahatan jalanan.
SuaraSumut.id - Aksi begal masih menghantui Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Kali ini, peristiwa mengerikan itu terjadi di Jalan Sudirman.
Ironisnya, lokasi kejadian hanya beberapa meter dari Pos Polisi Lalu Lintas, namun para pelaku beraksi tanpa rasa takut.
Korban adalah seorang pelajar berusia sekitar 15 tahun. Sepeda motor Honda Scoopy BK 6067 AX miliknya dibawa kabur para pelaku.
Dalam video yang dilihat Minggu 12 Oktober 2025, korban menceritakan kejadian bermula saat ia bersama dua temannya baru saja pulang menonton pertandingan futsal.
Namun di tengah perjalanan, mereka merasa diikuti oleh beberapa pria mencurigakan yang mengendarai sepeda motor tanpa pelat nomor.
"Kami baru mau pulang habis nonton futsal. Tiba-tiba diikuti beberapa orang pakai motor. Salah satu dari mereka langsung acungkan celurit," katanya.
Merasa nyawanya terancam, korban hanya bisa pasrah saat sepeda motornya diambil. Ia sempat mencoba mempertahankan kendaraannya, namun jumlah pelaku yang banyak membuatnya tak berdaya.
"Aku sempat berusaha lawan, tapi satu dari mereka ngejar, yang lain mepet dan ngancam pakai senjata," ujarnya.
Setelah kejadian, FAA dan teman-temannya lari menyelamatkan diri ke sebuah warung kopi dekat Perguruan Immanuel dan segera meminta pertolongan warga sekitar.
Kasus begal ini menambah panjang daftar aksi kejahatan jalanan di Kota Medan sepanjang tahun 2025.
Banyak warga mengaku takut keluar malam karena merasa keamanan kota semakin menurun.
Tips Aman dari Begal di Jalanan
Agar kejadian serupa tidak terulang, berikut beberapa tips keselamatan berkendara malam hari yang perlu diingat:
- Hindari melintas di jalan sepi atau gelap.
- Usahakan pulang sebelum larut malam.
- Aktifkan fitur pelacak GPS di ponsel atau kendaraan.
- Berkendara bersama teman jika memungkinkan.
- Simpan nomor darurat kepolisian di ponsel.
Berita Terkait
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
Viral Momen IShowSpeed Jadi 'Presiden FIFA Dadakan', Tapi Cuma 5 Menit
-
Siapa Sudaryono Wamentan? Ini Biodata dan Perjalanan Karier Mas Dar
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
4 Orang Keroyok Pria di Siantar hingga Tewas Menyerahkan Diri
-
Kisah Inspiratif Nasabah PNM, Dari Kejaran Rentenir ke Arena Final PFL 2026
-
'Suami Saya Bukan Teroris', Istri Korban Tewas di Kebun Agrinas Labura Minta Pelaku Dihukum Setimpal
-
Libur Sekolah 2026, Penumpang Bandara Kualanamu Diprediksi Capai 376.954 Orang