- Gaji pensiunan PNS dibayarkan rutin setiap bulan oleh PT Taspen sesuai golongan dan masa kerja.
- Kenaikan gaji pensiunan terakhir terjadi pada awal 2024 sebesar 12 persen berdasarkan PP Nomor 8 Tahun 2024.
- Hingga Oktober 2025, belum ada kebijakan baru untuk menaikkan gaji pensiunan PNS.
SuaraSumut.id - Gaji pensiunan PNS merupakan penghasilan yang diterima oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah pensiun sebagai wujud penghargaan atas pengabdian mereka kepada negara selama bertugas.
Besaran gaji pensiun ini diatur berdasarkan golongan dan masa kerja, dan pembayarannya dilakukan secara rutin setiap bulan oleh PT Taspen (Persero) yang mengelola dana pensiun PNS.
Berikut gambaran besaran gaji pensiunan PNS per golongan pada tahun 2025:
- Golongan I: Sekitar Rp 1.560.800 hingga Rp 2.014.900 per bulan
- Golongan II: Sekitar Rp 1.560.800 hingga Rp 2.865.000 per bulan
- Golongan III: Sekitar Rp 1.560.800 hingga Rp 3.597.800 per bulan
- Golongan IV: Sekitar Rp 1.560.800 hingga Rp 4.425.900 per bulan
Besaran ini mencakup gaji pokok pensiun serta tunjangan keluarga dan pangan tanpa potongan tambahan.
Kenaikan terakhir resmi dilakukan sebesar 12 persen pada awal tahun 2024 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024, yang hingga Oktober 2025 masih berlaku sebagai dasar pembayaran gaji pensiun.
Lantas, apakah gaji pensiun PNS naik bulan ini?
Gaji pensiun PNS tidak mengalami kenaikan pada bulan Oktober 2025. Kenaikan gaji PNS aktif bersifat resmi mulai berlaku efektif pada Oktober 2025 sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025, namun pencairan gaji tersebut baru dilakukan pada November 2025 secara rapel, yaitu untuk bulan Oktober dan November sekaligus. Kenaikan ini bervariasi, mulai dari 8% untuk golongan I dan II, 10% untuk golongan III, dan 12% untuk golongan IV.
Sedangkan untuk pensiunan PNS, kenaikan gaji pensiun terakhir dilakukan pada awal tahun 2024 berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2024 sebesar 12%.
Sampai Oktober 2025 belum ada kebijakan resmi kenaikan gaji pensiunan lebih lanjut, dan pembayaran gaji pensiun masih mengacu pada peraturan tersebut. Jadi, pensiunan belum menerima kenaikan gaji tambahan di tahun 2025 ini, meskipun kenaikan gaji ASN aktif bisa berdampak tidak langsung pada pensiun di masa depan.
Berita Terkait
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Gaji Dosen Terendah di Asia, Pendidikan Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja
-
Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah
-
Gaji ke-13 ASN dan Pensiun Cair Mulai Besok, Taspen Ungkap Aturan hingga Penerima yang Tak Kebagian
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
BNI Bantah Tudingan Mengulur Waktu Penyelesaian Kasus Koperasi Swadharma
-
Kuasa Hukum BNI: Perlawanan Diajukan Agar Pembayaran Sesuai Dasar Hukum yang Jelas
-
BNI Siap Jalankan Putusan Hakim Terkait Kasus Koperasi Swadharma
-
58 Huntara di Aceh Utara Rusak Dihantam Angin Kencang
-
Ribuan ASN Pidie Jaya Aceh Sumringah, Gaji ke-13 Cair