- Bika Ambon Pandan memiliki aroma harum dan tekstur lembut yang menggoda.
- Resep ini menggunakan santan kental, ragi aktif, dan proses fermentasi agar hasilnya bersarang sempurna.
- Kue bisa disajikan dengan topping keju, kelapa, atau dijadikan oleh-oleh kekinian khas Nusantara.
SuaraSumut.id - Siapa sih yang bisa menolak aroma harum kue Bika Ambon yang baru keluar dari oven? Teksturnya yang bersarang, lembut, dan manis legit membuat siapa pun tergoda untuk mencicipinya.
Kali ini kita bakal bahas cara membuat Bika Ambon Pandan versi rumahan anti gagal, dengan cita rasa pandan yang menggoda dan wangi khas yang bikin dapur harum seharian.
Bahan-bahan Bika Ambon Pandan Lengkap
Untuk menghasilkan Bika Ambon Pandan yang sempurna, kamu perlu menyiapkan beberapa bahan berikut ini:
Campuran Santan
- 500 ml santan (bisa pakai 2 bungkus santan instan @65 ml + air)
- 2 lembar daun jeruk (buang tulang tengahnya)
- 3 batang serai (geprek)
- 2 lembar daun pandan
- ½ sdt pasta pandan
- 2 tetes pewarna hijau pandan (opsional, untuk warna cantik)
- ¼ sdt garam halus
Gunakan santan kental agar hasil Bika Ambon lebih gurih dan beraroma kuat. Pastikan santan tidak pecah saat dimasak.
Campuran Tepung
- 150 gr tepung tapioka
- 80 gr tepung terigu protein sedang
- 1 sdt ragi instan
Campuran Telur
- 4 butir telur ayam
- 150 gr gula halus
- 50 gr susu kental manis putih
Bahan Tambahan
- 70 gr margarin cair
Cara Membuat Bika Ambon Pandan
Ikuti langkah-langkah di bawah ini dengan urutan yang tepat agar tekstur kuenya bisa bersarang cantik dan tidak bantat!
Masak Santan
Campurkan semua ke dalam panci, masak hingga mendidih sambil diaduk perlahan. Jangan sampai santan pecah.
Setelah mendidih, matikan api, biarkan dingin di suhu ruang, lalu saring. Gunakan 400 ml hasil saringan untuk adonan utama.
Campur Tepung
Dalam wadah besar, masukkan tepung tapioka, tepung terigu, dan ragi instan. Tuang Bahan A yang sudah disaring dan dingin, aduk rata, lalu diamkan selama 10–15 menit. Tutup dengan serbet bersih agar ragi bisa aktif.
Campur Telur dan Margarin
Dalam wadah lain, kocok ringan telur, gula halus, dan susu kental manis hingga gula larut. Lelehkan margarin, lalu sisihkan hingga agak dingin.
Satukan Semua Bahan
Setelah 15 menit, buka adonan tepung tadi, lalu tuang campuran telur dan margarin cair. Aduk rata menggunakan whisk atau spatula. Tutup kembali, diamkan minimal 1 jam hingga adonan mengembang dua kali lipat.
Panaskan Cetakan
Setelah adonan mengembang, aduk pelan-pelan lagi agar gasnya merata. Panaskan cetakan Bika Ambon atau loyang anti lengket di atas api kecil.
Panggang Adonan
Tuang adonan hingga ¾ tinggi cetakan. Masak dengan api kecil hingga bagian atas mulai berlubang-lubang dan tidak basah lagi. Ini tanda Bika Ambonmu sudah matang sempurna. Angkat dan biarkan dingin sebelum dipotong agar seratnya terbentuk sempurna. Siap disajikan.
Rahasia Bika Ambon Bersarang dan Lembut
- Gunakan ragi yang masih aktif. Ragi yang sudah lama bisa bikin adonan gagal mengembang.
- Jangan skip waktu fermentasi. Diamkan minimal 1 jam agar tekstur bersarang sempurna.
- Jangan terlalu sering diaduk. Setelah mengembang, cukup aduk ringan sebelum dipanggang.
- Gunakan api kecil. Api besar bisa membuat bagian luar gosong tapi dalamnya mentah.
- Gunakan cetakan logam atau loyang anti lengket. Supaya panas merata dan hasil lebih bagus.
Ide Penyajian Kekinian
Biar makin estetik dan cocok buat konten media sosial, coba ide penyajian berikut:
- Sajikan di piring putih minimalis dengan taburan kelapa kering di atasnya.
- Tambahkan topping keju parut atau parutan kelapa muda.
- Sajikan dengan kopi susu atau teh pandan hangat.
- Potong kecil-kecil, bungkus dengan daun pisang, dan jadikan oleh-oleh kekinian khas Nusantara!
Sekarang kamu nggak perlu jauh-jauh ke Medan untuk menikmati Bika Ambon Pandan legit, lembut, dan bersarang sempurna.
Dengan resep sederhana di atas, kamu bisa bikin sendiri di rumah tanpa oven, cukup pakai cetakan di kompor gas.
Berita Terkait
-
Pesta Rasa Nusantara: Jelajah Kuliner Indonesia dari Bali hingga Cirebon
-
Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia
-
Chef Expo 2026 Digelar di NICE PIK 2, Sajikan Kompetisi hingga Demo Masak Chef Ternama
-
Menggali Jejak Sejarah Lotek, Makanan Tradisional yang Tercipta dari Jurnalis Asal Inggris
-
Toffin Indonesia x Makmur Jaya Gelar Festival, Lebih dari 40 Brand F&B dan 10 Brand Lifestyle Tampil
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Kenapa Pisang Cepat Menghitam Setelah Dikupas? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya
-
Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi
-
2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026
-
Pengendara Motor di Simalungun Tewas Tertimpa Pohon Tumbang
-
Pengamat Nilai Putusan MK Terkait Ijazah Gibran Buka Peluang Pemakzulan: dan Pidana Murni...