- Sebanyak 1.093 pekerja terkena PHK pada September 2025.
- Jumlah PHK naik dari 830 kasus pada Agustus 2025.
- Jawa Barat menjadi provinsi dengan PHK terbanyak yaitu 229 pekerja.
SuaraSumut.id - Sebanyak 1.093 pekerja terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada September 2025. Hal ini berdasarkan laporan Pusat Data dan Teknologi Informasi Ketenagakerjaan Kemnaker. Angka ini naik dari bulan sebelumnya, Agustus 2025, yang mencatat 830 kasus PHK.
"Pada bulan September 2025 terdapat 1.093 orang tenaga kerja yang ter-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja)," tulis dalam website Satudata Kemnaker, dilihat Rabu 29 Oktober 2025.
Jawa Barat (Jabar) menempati provinsi tertinggi dengan jumlah PHK terbanyak, yaitu sekitar 20,95 persen.
"Tenaga kerja ter-PHK paling banyak terdapat di Provinsi Jawa Barat yaitu sekitar 20,95 persen dari total tenaga kerja ter-PHK yang dilaporkan," tulisnya.
Berikut daftar lengkap provinsi yang tenaga kerjanya terkena PHK pada September 2025:
- Jawa Barat: 229 pekerja
- Kalimantan Timur: 187 pekerja
- Jawa Timur: 141 pekerja
- Sumatera Selatan: 101 pekerja
- Jawa Tengah: 76 pekerja
- Aceh: 3 pekerja
- Bali: 1 pekerja
- Banten: 48 pekerja
- Bengkulu: 4 pekerja
- Daerah Istimewa Yogyakarta: 5 pekerja
- Jakarta: 47 pekerja
- Gorontalo: 1 pekerja
- Jambi: 2 pekerja
- Kalimantan Barat: 28 pekerja
- Kalimantan Selatan: 52 pekerja
- Kalimantan Tengah: 2 pekerja
- Kepulauan Bangka Belitung: 3 pekerja
- Kepulauan Riau: 22 pekerja
- Lampung: 4 pekerja
- Maluku Utara: 1 pekerja
- Nusa Tenggara Barat: 1 pekerja
- Nusa Tenggara Timur: 1 pekerja
- Papua Barat: 7 pekerja
- Riau: 28 pekerja
- Sulawesi Barat: 1 pekerja
- Sulawesi Selatan: 42 pekerja
- Sulawesi Tengah: 13 pekerja
- Sulawesi Tenggara: 19 pekerja
- Sulawesi Utara: 1 pekerja
- Sumatera Barat: 8 pekerja
- Sumatera Utara: 14 pekerja
Berita Terkait
-
Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau
-
Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh
-
626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?
-
Polusi Debu Kapur Selimuti Permukiman Warga Citatah
-
Berkaca dari Kasus Viral di Depok, Punya Tetangga Baik adalah Privilege
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Bebas Produk Tiruan! Beli Masker Wajah Skintific Original di Blibli
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Bekali Siswa SD dengan Edukasi Karakter
-
Kronologi Suami Guru di Tanjungbalai Cabuli Anak Yatim Piatu, Korban Dibujuk Main HP
-
Direktur Politeknik Negeri Medan Tinjau Langsung Pelaksanaan Ujian Masuk
-
Guru di Tanjungbalai Diamuk Warga, Diduga Bawa Siswa SD ke Suami untuk Dicabuli